Mahasiswa Kembali Turun ke Bundaran HI Bertepatan Hari Sumpah Pemuda

Fokus, Hukum, Nasional39 Dilihat

Jakarta – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama koalisi masyarakat sipil yang tergabung dalam Komite Selamatkan Daulat Rakyat (SADAR) menggelar aksi unjuk rasa lanjutan di kawasan Bundaran Hotel Indonesia Jakarta Pusat pada Rabu (28/10/2026), tepat bersamaan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Aksi ini merupakan rangkaian lanjutan dari demonstrasi bertajuk #IndonesiaSadar yang sebelumnya digelar massa gabungan di kawasan Tugu Tani pada Selasa (20/10/2026).

Melalui unggahan di akun Instagram resmi @bemui_official yang dipublikasikan Minggu (25/10/2026), BEM UI menyerukan ajakan kepada mahasiswa dari berbagai kampus serta elemen masyarakat luas untuk kembali bergabung dalam aksi tersebut. “Pada 28 Oktober 2026 bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda kami bersama seluruh elemen masyarakat akan kembali turun ke jalan untuk menuntut apa yang semestinya kami miliki” tulis BEM UI dalam pernyataan resminya.

Wakil Kepala Departemen Aksi dan Propaganda BEM UI 2026 Lionel Sihaloho mengungkap bahwa aksi kali ini turut melibatkan perwakilan mahasiswa dari sejumlah kampus besar lain di Tanah Air seperti Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Universitas Diponegoro, dan Universitas Brawijaya. Sementara itu Kepala Departemen Kajian Strategis BEM UI Namoradiarta Siahaan menegaskan aksi ini tidak hanya diperuntukkan bagi kalangan mahasiswa semata melainkan juga menjadi ruang aspirasi bagi buruh, petani, dan berbagai elemen masyarakat lainnya.

Demonstrasi yang dijadwalkan berlangsung sejak pagi hari dan berpusat di kawasan Bundaran HI ini membawa lima fokus tuntutan utama yang sebelumnya telah disuarakan dalam rilis pers aksi #IndonesiaSadar. Kelima tuntutan tersebut mencakup desakan penetapan bencana kebakaran hutan dan lahan sebagai bencana nasional, pembenahan kebijakan ekonomi dan prioritas anggaran negara, perlindungan ruang kebebasan sipil serta hak asasi manusia, pemberantasan praktik korupsi kolusi dan nepotisme, hingga penurunan biaya pendidikan beserta pemerataan akses layanan dasar bagi masyarakat.

Aksi massa kali ini juga disebut sebagai bentuk kritik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang telah memasuki usia dua tahun, khususnya menyangkut realisasi janji kampanye terkait penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi. Persiapan aksi sendiri telah dimatangkan lewat konsolidasi bersama sejumlah organisasi masyarakat sipil, akademisi, serta perwakilan mahasiswa lintas kampus di lingkungan Kampus Universitas Indonesia, Depok.

Massa aksi turut mengisyaratkan kemungkinan tekanan berlanjut apabila tuntutan yang disampaikan tidak mendapat respons substansial dari pemerintah. Menanggapi rencana aksi ini pihak kepolisian telah melakukan sejumlah langkah antisipasi pengamanan di kawasan pusat kota tersebut. Masyarakat yang hendak beraktivitas di sekitar Jakarta Pusat pada hari pelaksanaan demonstrasi diimbau memantau kemungkinan rekayasa arus lalu lintas sebagai dampak dari penyelenggaraan aksi massa tersebut.

#DemoBEMUI #BundaranHI #HariSumpahPemuda #IndonesiaSadar #KomiteSADAR #MahasiswaIndonesia #AksiMassa #TuntutanMahasiswa #JakartaPusat #AksiDemonstrasi