BNPT INGATKAN WASPADAI RADIKALISME SAAT KEKUASAAN KOSONG DI SURIAH

Fokus, Internasional1227 Dilihat

Direktur Kerja Sama Bilateral BNPT RI, Brigjen. Pol. Kris Erlangga Aji Widjaya, menekankan pentingnya kewaspadaan untuk mencegah penyebaran ideologi radikal ke Indonesia, meskipun Hayat Tahrir al-Sham (HTS) berupaya moderasi.

“Sekarang mereka mencoba mengubah bentuk, bertransformasi menjadi lebih moderat, mungkin kita juga bisa melihat seperti di Afghanistan dengan Taliban-nya,” ujarnya, dikutip dari Antara, Rabu (18/12/24).

Brigjen Kris Erlangga mengingatkan bahwa afiliasi HTS, seperti Jabhat al Nusra yang terkait dengan al-Qaeda, masih tercatat dalam daftar terorisme global PBB dan masuk dalam Daftar Terduga Teroris dan Organisasi Teroris (DTTOT) Indonesia.

BNPT menekankan pentingnya langkah preventif dalam menghadapi dinamika perubahan kelompok radikal tersebut. “Pemerintah Indonesia menunggu perkembangan situasi dan menyerukan agar pemerintahan transisi dan faksi-faksi segera memulihkan situasi, membangun perekonomian, dan menghargai HAM,” tambahnya.