Reshuffle Ketujuh Kapolri Diganti Sugiono Naik Jadi Menko

Fokus, Nasional, Politik214 Dilihat

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto kembali merombak susunan Kabinet Merah Putih pada Kamis, 1 Oktober 2026, menandai perombakan ketujuh kalinya sejak dirinya bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka resmi memulai masa jabatan pada 20 Oktober 2024. Prosesi pelantikan digelar di Istana Kepresidenan Jakarta, melibatkan total delapan belas pejabat baru.

Perubahan paling mencolok terjadi di tubuh Kepolisian Republik Indonesia. Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo diberhentikan dari jabatan Kapolri dan digantikan Komisaris Jenderal Suyudi Ario Seto, yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional. Sebagai kompensasi, Listyo Sigit langsung diangkat mengisi posisi Kepala Staf Kepresidenan, menggantikan Dudung Abdurachman. Pengangkatan Kapolri baru ini berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 96 dan 97 Polri Tahun 2026.

Di jajaran menteri koordinator, Sugiono yang sebelumnya menjabat Menteri Luar Negeri naik jabatan menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, menggantikan Pratikno. Kursi Menteri Luar Negeri yang ditinggalkan Sugiono kemudian diisi Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir. Sementara itu, posisi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan beralih dari Djamari Chaniago kepada Dudung Abdurrahman.

Perombakan turut menyasar sejumlah kementerian teknis. Muhammad Sarmuji ditunjuk sebagai Menteri Perindustrian, mengisi kursi yang sempat lowong. Sejumlah posisi wakil menteri juga mengalami pergantian, di antaranya Drajat Hari Wibowo sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Nur Purnomo dan Luki Alfirman sebagai Wakil Menteri Keuangan, Muhammad Saleh Mustafa sebagai Wakil Menteri Pertanian, serta Irwan Meylano sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan. Selain jajaran kabinet, reshuffle kali ini turut mencakup penetapan pimpinan Ombudsman Republik Indonesia untuk periode 2026-2031. Seluruh perombakan ini tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 104/P/Tahun 2026 dan Keputusan Presiden Nomor 105/P/Tahun 2026.

Rentetan reshuffle Prabowo sendiri dimulai sejak 19 Februari 2025, ketika Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Satryo Soemantri Brodjonegoro digantikan Brian Yuliarto. Gelombang keempat berlangsung 8 Oktober 2025 lewat penguatan jajaran Kementerian Dalam Negeri dan Kesehatan, sementara perombakan keenam baru berselang sebulan sebelumnya, ketika Purbaya Yudhi Sadewa dicopot dari kursi Menteri Keuangan dan digantikan Suahasil Nazara pada 14 September 2026.

Dengan tercatatnya tujuh kali reshuffle dalam rentang 20 bulan masa pemerintahan, dinamika bongkar pasang Kabinet Merah Putih ini kembali menegaskan pola evaluasi berkala yang diterapkan Prabowo terhadap jajaran pembantunya di pemerintahan.

#ReshuffleKabinet #PrabowoSubianto #SuyudiArioSeto #ListyoSigitPrabowo #Sugiono #KabinetMerahPutih #KapolriBaru #MenkoPMK #ArrmanathaNasir #BeritaPolitik