MUKHTARUDIN JADI MENTERI P2MI, JANJI JADIKAN PEKERJA MIGRAN PRIORITAS NEGARA

Fokus, Nasional70 Dilihat

Aula Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) siang itu menjadi saksi transisi kepemimpinan. Mukhtarudin resmi menerima tongkat estafet dari Abdul Kadir Karding untuk memimpin P2MI periode 2025–2029.

Dalam sambutannya, Mukhtarudin menekankan bahwa jabatan ini bukan sekadar kursi birokrasi. “Tugas ini adalah amanah besar yang akan saya jalankan sebaik-baiknya sesuai arahan Presiden, terutama dalam mewujudkan Asta Cita yang menempatkan kesejahteraan rakyat sebagai prioritas,” ujarnya di Jakarta, Selasa, 9 September 2025.

Mukhtarudin mengapresiasi fondasi yang telah diletakkan Abdul Kadir Karding pada fase awal pembentukan P2MI. Menurutnya, warisan itu akan menjadi modal penting untuk memperkuat tata kelola perlindungan pekerja migran.

Ia menegaskan pekerja migran bukan hanya pencari nafkah di luar negeri, tetapi juga pahlawan devisa dan bagian penting pembangunan nasional. Karena itu, negara wajib hadir sejak tahap pra-penempatan, masa bekerja, hingga kepulangan ke tanah air.

“Pekerja migran layak mendapatkan perlindungan maksimal, penghormatan atas hak-haknya, serta dukungan penuh dari negara. Negara harus hadir bersama mereka,” tandasnya. Mukhtarudin juga menyoroti pentingnya koordinasi lintas kementerian dan diplomasi aktif dengan negara tujuan penempatan.

Abdul Kadir Karding, yang hadir dalam prosesi itu, menitipkan jajaran P2MI kepada penggantinya. “Saya ucapkan selamat kepada saudara kita, Bapak Drs. H. Mukhtarudin. Saya titipkan teman-teman hebat di kementerian ini untuk terus berjuang bersama,” ujarnya.

Dengan kepemimpinan baru ini, Kementerian P2MI diharapkan semakin kokoh sebagai garda terdepan dalam melindungi pekerja migran, sekaligus memperkuat posisi Indonesia di panggung global sejalan dengan visi besar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.