Cianjur — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi baru-baru ini mengunjungi kawasan hutan lindung di sekitar Istana Cipanas. Di sana, dia berbagi pandangannya tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan kawasan bersejarah di Jawa Barat.
Menurut Dedi, membangun infrastruktur seperti jalan tol sebenarnya tidak terlalu sulit. Yang sulit adalah menjaga pohon agar tumbuh besar dan tetap lestari selama ratusan tahun. Dedi mengamati pohon-pohon besar di sekitar Istana Cipanas yang diperkirakan telah hidup selama ratusan tahun. Menurutnya, keberadaan pohon-pohon tua tersebut sangat berharga dan tidak bisa digantikan oleh uang atau proyek pembangunan modern.
Dedi mengatakan bahwa membangun jalan tol ribuan kilometer bisa dilakukan dengan anggaran dan teknologi yang memadai. Namun, menjaga pohon agar tumbuh besar dan bertahan lama membutuhkan waktu, kesabaran, dan komitmen untuk menjaga alam. Pernyataan Dedi ini mendapat perhatian banyak orang karena dianggap menggambarkan filosofi pembangunan yang seimbang antara infrastruktur dan lingkungan hidup.
Selain membahas lingkungan, Dedi juga menyoroti kondisi kawasan sekitar Istana Cipanas yang perlu dilindungi. Istana yang dibangun sejak tahun 1740-an ini memiliki nilai sejarah dan budaya yang penting bagi Indonesia. Karena itu, Dedi berencana menerbitkan aturan untuk membatasi tinggi bangunan di sekitar kawasan bersejarah agar estetika dan kewibawaan lingkungan istana tetap terjaga.
Dedi juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi sungai di sekitar kawasan Istana Cipanas yang kerap dipenuhi sampah rumah tangga saat hujan deras turun. Menurutnya, kerusakan lingkungan di kawasan pegunungan dan alih fungsi hutan menjadi lahan pertanian atau bangunan menjadi salah satu penyebab meningkatnya risiko banjir di wilayah dataran tinggi Jawa Barat.
Sejak menjabat Gubernur Jawa Barat, Dedi sering mengangkat isu pelestarian alam dan budaya Sunda dalam kebijakan dan pernyataannya. Ia menekankan bahwa pembangunan tidak boleh hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus menjaga keseimbangan alam dan keberlangsungan hidup generasi mendatang.
Pernyataan Dedi tentang pentingnya menjaga pohon dan kawasan hijau mendapat respons positif dari masyarakat di media sosial. Banyak orang menilai pernyataan tersebut sebagai kritik halus terhadap pola pembangunan yang terlalu fokus pada proyek fisik tanpa memperhatikan dampak lingkungan jangka panjang.
Dedi Mulyadi ingin menempatkan lingkungan sebagai bagian utama dari masa depan Jawa Barat. Di tengah pesatnya pembangunan infrastruktur, pesan tersebut menjadi pengingat bahwa alam yang terjaga selama ratusan tahun merupakan aset yang jauh lebih sulit dibangun kembali ketika sudah rusak.






