Butuh Tujuh Tahun JK Untuk Luluhkan Hati Mufidah

Fokus, Gaya Hidup40 Dilihat

Jakarta – Di balik citra Jusuf Kalla yang selama ini dikenal sebagai sosok tegas dan cekatan dalam mengambil keputusan besar di pentas politik maupun dunia usaha, tersimpan kisah personal yang tak kalah menarik untuk disimak yakni perjuangan panjangnya memikat hati sang istri Mufidah Jusuf Kalla. Kisah ini kembali mencuat setelah sebelumnya pernah diceritakan langsung oleh JK di hadapan para pendukungnya dalam sebuah kesempatan kampanye pada 2014 silam.

Pertemuan keduanya bermula dari bangku sekolah menengah atas yakni SMA Negeri 3 Makassar di mana benih ketertarikan JK kepada Mufidah mulai tumbuh sejak awal perkenalan. Namun rasa suka yang muncul sejak dini itu ternyata tidak serta merta membuahkan hasil instan. Dalam sebuah acara di Padang JK pernah mengenang betapa panjangnya perjuangan yang harus ia lalui untuk meyakinkan perempuan asal Lintau Sumatera Barat tersebut. “Saya mengejar orang Lintau 7 tahun” ungkapnya kala itu dengan nada santai yang sontak mengundang tawa hadirin sementara Mufidah yang duduk di sampingnya hanya tersipu malu.

Masa pendekatan yang terbilang panjang tersebut diwarnai tantangan tersendiri termasuk perbedaan latar belakang budaya antara Bugis dan Minang yang mengharuskan JK tidak hanya meyakinkan Mufidah semata melainkan juga keluarga besarnya. Salah satu kenangan paling berkesan dari masa muda mereka adalah pengalaman menonton bioskop bersama yang hanya terjadi satu kali sepanjang tujuh tahun masa pendekatan itu pun tidak berduaan melainkan ditemani teman-teman Mufidah lantaran aturan keluarga yang cukup ketat kala itu.

Perjuangan panjang tersebut akhirnya membuahkan hasil manis ketika keduanya resmi menikah pada 27 Agustus 1967. Pernikahan ini kemudian dikaruniai lima orang anak sekaligus menjadi fondasi perjalanan panjang JK di berbagai bidang mulai dari dunia usaha, organisasi, hingga puncaknya menjabat Wakil Presiden Republik Indonesia dalam dua periode berbeda yakni 2004 hingga 2009 serta 2014 hingga 2019.

Momen paling romantis dari perjalanan rumah tangga mereka terjadi tepat lima dekade kemudian yakni pada perayaan pernikahan emas 27 Agustus 2017 di Hotel The Dharmawangsa Jakarta. Pada kesempatan istimewa itu JK memberi kejutan tak terduga bagi sang istri berupa puisi bertajuk Setengah Abad yang Indah yang ditulisnya sendiri selama sekitar dua jam. Mengingat JK bukanlah sosok yang terbiasa merangkai kata romantis bahkan mengaku sepanjang hidupnya hanya pernah menulis dua puisi yakni satu tentang Ambon dan satu lagi khusus untuk Mufidah, momen pembacaan puisi tersebut di hadapan keluarga besar dan tamu undangan termasuk Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana kala itu menjadi momen yang begitu dikenang.

Kisah perjalanan cinta JK dan Mufidah ini menjadi pengingat bahwa hubungan jangka panjang tidak melulu soal perasaan yang muncul instan di awal pertemuan melainkan juga tentang kesabaran, kegigihan memperjuangkan kepercayaan, serta konsistensi menghargai pasangan sepanjang perjalanan hidup bersama yang terus dijalani hingga melewati berbagai fase kehidupan keluarga maupun karier publik.

#JusufKalla #MufidahJusufKalla #KisahCinta #PernikahanEmas #WapresRI #CintaSejati #KisahRomantisIndonesia #SetengahAbadYangIndah #TokohNasional #KeluargaJK