SISWA SD–SMP WAJIB BELAJAR LALU LINTAS, PEMKOT BATAM DAN POLISI SATU SUARA

Fokus, Pendidikan594 Dilihat

 

Pemerintah Kota Batam resmi melangkah lebih jauh dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas. Mulai 2025, Kurikulum Pendidikan Lalu Lintas dan Pojok Lalu Lintas diterapkan di seluruh jenjang SD dan SMP se-Kota Batam, menyasar langsung kelompok usia paling rentan di jalan raya.

Program ini diluncurkan dalam acara resmi di Ballroom Hotel Harris Batam Centre, Rabu (17/12/2025), yang dihadiri Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, Kapolda Kepulauan Riau Irjen Asep Safrudin, serta Kapolresta Barelang Kombes Zaenal Arifin.

Peluncuran ditandai dengan penandatanganan prasasti bersama serta nota kesepahaman antara Pemerintah Kota Batam dan Polresta Barelang. Kesepakatan tersebut menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat edukasi keselamatan berlalu lintas sejak usia sekolah.

Dalam kesempatan itu, Kapolresta Barelang juga menyerahkan buku pendidikan lalu lintas kepada Wali Kota Batam sebagai bahan ajar yang akan digunakan langsung di sekolah-sekolah.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengapresiasi langkah Polresta Barelang dan Satuan Lalu Lintas yang mendorong integrasi pendidikan lalu lintas ke dalam kurikulum formal. Menurutnya, pembentukan kesadaran berlalu lintas harus dimulai sejak dini agar tertanam kuat hingga dewasa.

Amsakar menegaskan keselamatan di jalan raya bukan semata tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab kolektif. Melalui kurikulum ini, Pemkot Batam menargetkan lahirnya generasi muda yang disiplin, santun, serta berani menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan masing-masing.

Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Pendidikan memastikan akan mengawal penerapan kurikulum tersebut agar berjalan efektif dan berkelanjutan di seluruh SD dan SMP.

Program ini digulirkan bukan tanpa alasan. Data sepanjang 2025 menunjukkan pelajar menempati peringkat kedua korban kecelakaan lalu lintas terbanyak di Batam. Hingga Desember 2025, tercatat 979 kasus kecelakaan. Meski demikian, angka fatalitas meninggal dunia berhasil ditekan hingga 59 persen berkat langkah pencegahan yang dilakukan secara kolaboratif.

Selain pembelajaran di kelas, sekolah-sekolah juga akan dilengkapi Pojok Lalu Lintas. Fasilitas ini berisi media edukasi rambu dan marka jalan sebagai sarana belajar interaktif, agar siswa memahami aturan lalu lintas secara praktis dan menyenangkan.

Kegiatan peluncuran diikuti 60 kepala sekolah serta perwakilan siswa SD dan SMP dari berbagai wilayah di Kota Batam. Melalui sinergi Pemerintah Kota Batam, Polri, dan instansi terkait dalam penerapan Lima Pilar Keselamatan, Batam optimistis mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya di kalangan pelajar.

#Batam #PendidikanLaluLintas #KeselamatanJalan #PemkotBatam #PolrestaBarelang #Pelajar #BreakingNews #HardNews #BatamTertib