PRABOWO PIMPIN SIDANG KABINET, AIRLANGGA BUKA DATA: EKONOMI RI MONCER, IHSG ALL TIME HIGH

Ekonomi, Fokus, Nasional472 Dilihat

 

Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025), dengan fokus utama mengevaluasi kinerja perekonomian nasional menjelang penutupan tahun. Dalam sidang tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memaparkan kondisi terkini ekonomi Indonesia yang dinilai berada dalam jalur positif dan stabil.

Di hadapan Presiden, Airlangga menyampaikan bahwa indikator makro ekonomi hingga akhir 2025 menunjukkan performa yang menggembirakan. Salah satu sorotan utama adalah kinerja pasar keuangan, di mana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah.

Menurut Airlangga, sejak Januari hingga akhir tahun, IHSG telah naik sekitar 20 persen, menjadikannya salah satu indeks saham dengan performa terbaik di kawasan Asia. Capaian tersebut mencerminkan kepercayaan investor terhadap fundamental ekonomi nasional.

Selain pasar modal, kinerja eksternal ekonomi juga dinilai solid. Neraca perdagangan dan transaksi berjalan masih mencatatkan surplus, sementara cadangan devisa tetap berada pada level tinggi, memberikan bantalan kuat terhadap stabilitas ekonomi nasional.

Dari sisi sektor keuangan, pertumbuhan kredit nasional terus bergerak positif. Airlangga melaporkan kredit tumbuh sebesar 7,36 persen, didukung oleh likuiditas perbankan yang kuat. Ia menilai kondisi tersebut akan memberikan dampak lanjutan yang positif terhadap perekonomian pada tahun mendatang.

Tak hanya itu, uang primer yang digelontorkan pemerintah juga menunjukkan pertumbuhan signifikan. Hingga akhir tahun, uang primer tercatat tumbuh 13,3 persen atau mencapai Rp2.136 triliun, yang diyakini akan mendorong aktivitas ekonomi pada 2026.

Dengan berbagai indikator tersebut, pemerintah optimistis target pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2025 dapat tercapai. Airlangga menyebut pertumbuhan ekonomi diproyeksikan mencapai 5,2 persen secara tahunan, dengan kinerja kuartal IV diperkirakan menembus angka di atas 5,4 persen.

Untuk menjaga momentum pertumbuhan, pemerintah mendorong peningkatan konsumsi masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru. Berbagai program belanja akhir tahun digencarkan, baik melalui platform daring maupun ritel nasional, guna menjaga daya beli masyarakat.

Sektor pariwisata juga menjadi motor penggerak ekonomi di penghujung tahun. Sepanjang Desember 2025, pemerintah mencatat sedikitnya 37 agenda nasional yang digelar di berbagai daerah, yang diharapkan mampu mendorong pergerakan masyarakat dan meningkatkan aktivitas ekonomi domestik.

Seiring meningkatnya mobilitas selama libur akhir tahun, Airlangga juga mengusulkan kebijakan fleksibilitas kerja bagi masyarakat. Skema work from anywhere dinilai dapat mendukung kelancaran aktivitas ekonomi sekaligus mengurangi kepadatan di pusat-pusat transportasi.

Menutup laporannya, Airlangga menyinggung penguatan kebijakan kesejahteraan ekonomi keluarga. Pemerintah tengah menyiapkan perubahan Dewan Nasional Keuangan Inklusif menjadi Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan sebagai langkah strategis memperkuat fondasi ekonomi rumah tangga.

Ia juga mengungkapkan capaian inklusi keuangan nasional yang terus meningkat. Hingga akhir 2025, tingkat inklusi keuangan mencapai 92,7 persen dengan literasi keuangan sebesar 66,4 persen, angka yang dinilai telah melampaui rata-rata negara OECD.

#SidangKabinet #PrabowoSubianto #AirlanggaHartarto #EkonomiIndonesia #IHSGAllTimeHigh #PertumbuhanEkonomi #Nataru #BreakingNews #HardNews