KOMISI XI DPR MINTA MENKEU PURBAYA SUSUN SKENARIO PENGURANGAN DEFISIT DAN BEBAN UTANG

Ekonomi, Fokus, Nasional119 Dilihat

Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad menegaskan pentingnya langkah strategis pemerintah dalam mengurangi defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta beban utang jangka panjang. Hal itu ia sampaikan dalam rapat kerja Komisi XI DPR RI bersama Menteri Keuangan terkait pengantar Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Kementerian Keuangan Tahun 2026 di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (10/9/2025).

Kamrussamad mengingatkan pernyataan Presiden Prabowo Subianto dalam Nota Keuangan 15 Agustus lalu, bahwa APBN Indonesia ke depan diharapkan bisa disusun dengan defisit 0 persen. Menurutnya, pesan itu merupakan tantangan sekaligus amanat bagi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

“Artinya, selaku Menteri Keuangan yang baru, saya menitipkan harapan untuk lebih awal menyusun desain, skenario, sehingga pengurangan defisit APBN kita di tahun-tahun mendatang bisa dipersiapkan sejak dini,” ujar Kamrussamad.

Selain isu defisit, legislator dari Fraksi Partai Gerindra itu juga menyoroti besarnya beban utang negara yang setiap tahun jatuh tempo. Kondisi tersebut, katanya, menuntut adanya strategi komprehensif dalam jangka menengah dan panjang agar rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dapat ditekan secara bertahap.

“Ini momentum yang tepat bagi Menteri Keuangan untuk menyusun strategi dan skenario terhadap pengurangan serta penyelesaian utang. Alangkah baiknya jika di awal kepemimpinan ini Bapak bisa mengumumkan skenario itu kepada publik, sehingga kita memiliki kesempatan yang sama untuk memikirkan upaya mengurangi rasio utang terhadap PDB,” tegasnya.

Kamrussamad berharap Menkeu Purbaya mampu menyiapkan langkah-langkah terukur yang tidak hanya menjaga stabilitas fiskal, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan negara.