KALTENG SIAPKAN HUJAN BUATAN LAWAN KARHUTLA

Fokus, Regional92 Dilihat

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengambil langkah cepat dan tegas menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah musim kemarau. Salah satu strategi utama yang disiapkan adalah Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan dukungan penuh dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Koordinasi teknis pelaksanaan OMC dilakukan pada Selasa, 5 Agustus 2025, di Kantor Operasional Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut, Palangka Raya. Rapat dipimpin oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kalteng, Alpius Patanan, yang mewakili Kepala Pelaksana BPBD Provinsi. Pertemuan tersebut melibatkan berbagai unsur lintas sektor, termasuk BMKG, AirNav Indonesia, PT Angkasa Pura, Lanud Iskandar Pangkalan Bun, Dinas Kehutanan, dan Dinas Lingkungan Hidup.

“Pelaksanaan OMC ini merupakan bagian dari strategi mitigasi karhutla yang kami susun untuk menghadapi dampak kemarau yang kini mulai terasa di sejumlah wilayah,” ujar Alpius.

OMC akan dilakukan dengan metode penyemaian awan menggunakan bahan kimia khusus yang bertujuan mempercepat terjadinya hujan buatan. Langkah ini dinilai efektif untuk membasahi lahan gambut yang rawan terbakar dan sulit dijangkau tim darat, terutama ketika curah hujan alami menurun drastis.

Menurut Alpius, OMC diharapkan bisa menekan potensi kebakaran sejak dini dan mencegah munculnya kabut asap skala besar yang sempat melumpuhkan aktivitas di Kalteng pada musim kemarau di tahun-tahun sebelumnya.

“Kami berpacu dengan waktu agar pelaksanaan OMC bisa dimulai secepatnya. Namun efektivitasnya juga bergantung pada dukungan semua pihak dan kesiapan masyarakat,” tegasnya.

Selain OMC, BPBD Kalteng menekankan bahwa pencegahan karhutla tetap membutuhkan pengawasan darat, patroli rutin, serta penegakan hukum terhadap praktik pembakaran lahan secara ilegal. Penanganan karhutla tak bisa hanya mengandalkan teknologi, melainkan juga kolaborasi lintas sektor dan komitmen serius dari seluruh pemangku kepentingan.

Kehadiran perwakilan dari BNPB pusat dan Komandan Lanud dalam rapat koordinasi menunjukkan dukungan konkret pemerintah pusat terhadap penanganan bencana di Kalteng. Pemerintah daerah pun menargetkan OMC segera berjalan begitu pesawat, personel, dan material penyemaian siap diterjunkan.

Langkah ini menjadi bagian dari respon cepat pemerintah menghadapi musim kering yang berpotensi menimbulkan bencana ekologis dan gangguan kesehatan publik. Kalteng bertekad tak ingin mengulangi krisis kabut asap yang pernah menelan banyak kerugian, baik ekonomi, lingkungan, maupun sosial.