PRABOWO PERINGATKAN PEJABAT: BERSIHKAN DIRI ATAU DISINGKIRKAN!

Fokus, Hukum, Nasional812 Dilihat

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengeluarkan peringatan keras yang menggema dari Gedung Pancasila, Senin (2/6/2025). Dalam pidatonya yang berapi-api, ia menegaskan bahwa era kompromi terhadap pelanggaran dan korupsi telah berakhir. Siapa pun yang mengkhianati kepercayaan rakyat akan disingkirkan—tanpa pandang bulu.

“Untuk kesekian kali, saya ingatkan semua unsur di lembaga manapun: segera benahi dan bersihkan diri. Negara ini kuat. Mereka yang tak setia akan kami tindak tanpa ragu, tak peduli dia keluarga siapa, dari partai mana, atau suku apa,” ujar Presiden Prabowo tegas, disambut tepuk tangan hadirin.

Pidato itu bukan sekadar seruan moral, tapi sinyal awal dari langkah nyata pemberantasan korupsi yang akan menjadi agenda utama dalam pemerintahannya. Prabowo secara terbuka menyebut masih banyak ‘maling-maling uang rakyat’ yang berkeliaran, dan itu akan segera dihentikan.

“Kekayaan Indonesia besar, tapi terlalu banyak yang mencuri. Itu harus dihentikan. Saya butuh dukungan rakyat untuk menertibkan semua ini,” katanya dengan nada serius.

Ia juga menyampaikan pesan kuat kepada generasi muda: jadilah pengawal bangsa. Dengan teknologi di tangan, setiap warga bisa menjadi bagian dari gerakan antikorupsi. Prabowo mendorong masyarakat untuk tidak diam ketika melihat ketidakadilan.

“Kalau melihat pejabat menyalahgunakan kekuasaan, laporkan! Gunakan gawai. Siarkan buktinya. Jangan takut. Ini negara kita bersama,” tegasnya.

Peringatan Hari Lahir Pancasila kali ini terasa berbeda. Di bawah kepemimpinan Prabowo, Pancasila bukan hanya dikenang—tapi dijadikan tonggak untuk membersihkan bangsa dari pengkhianatan dan penyelewengan. Sebuah pesan tegas telah disampaikan: pemerintah ingin berubah, dan rakyat diminta mengawal dari barisan depan.