Jakarta — Aparat kepolisian akhirnya berhasil menangkap pengemudi mobil Mitsubishi Pajero yang sebelumnya terlibat dalam insiden tabrak lari terhadap seorang pedagang gerobak di kawasan Jakarta Timur. Penangkapan ini dilakukan setelah video kejadian tersebut viral dan memicu perhatian publik luas.
Peristiwa kecelakaan tersebut terjadi pada Sabtu pagi, 2 Mei 2026, di Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur. Korban diketahui merupakan seorang pedagang buah berusia lanjut yang saat itu tengah menyeberang jalan sambil membawa gerobaknya.
Berdasarkan keterangan kepolisian, insiden bermula ketika korban berusaha menyeberangi jalan. Pada saat yang sama, sebuah mobil Pajero melaju dan menabraknya dengan cukup keras hingga korban terpental.
Alih-alih berhenti untuk memberikan pertolongan, pengemudi justru melarikan diri dari lokasi kejadian. Rekaman video dari kejadian tersebut kemudian tersebar di media sosial, memperlihatkan detik-detik korban terpental akibat benturan.
Aksi kabur tersebut memicu kemarahan publik dan mendorong aparat untuk segera mengidentifikasi serta mengejar pelaku.
Setelah kejadian, kepolisian langsung melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan bukti-bukti di lokasi, termasuk rekaman video serta keterangan saksi. Identitas kendaraan berhasil dilacak dari nomor polisi yang terekam dalam video.
Dalam waktu relatif singkat, petugas akhirnya berhasil mengamankan pelaku beserta kendaraan yang digunakan dalam kecelakaan tersebut. Mobil Pajero yang terlibat juga turut diamankan sebagai barang bukti dan terlihat mengalami kerusakan di bagian depan akibat benturan.
Polisi menyatakan bahwa pelaku kini telah berada dalam proses pemeriksaan lebih lanjut untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka serius. Di antaranya luka robek di bagian kepala, patah pada jari tangan, serta memar di beberapa bagian tubuh.
Korban sempat mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit setelah kejadian. Kondisi ini semakin menyoroti dampak serius dari kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kelalaian pengemudi.
Kasus ini menjadi perhatian luas setelah video kejadian tersebar di media sosial. Dalam rekaman tersebut terlihat jelas bagaimana korban tertabrak saat menyeberang, sementara kendaraan pelaku langsung meninggalkan lokasi tanpa berhenti.
Viralnya video tersebut turut mempercepat proses penanganan oleh pihak kepolisian, sekaligus meningkatkan tekanan publik agar pelaku segera ditangkap.
Secara hukum, tindakan tabrak lari termasuk pelanggaran serius dalam lalu lintas. Selain menyebabkan kecelakaan, tindakan melarikan diri tanpa memberikan pertolongan dapat dikenakan sanksi pidana.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa kasus ini akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, sebagai bentuk penegakan hukum sekaligus efek jera bagi pelaku lainnya.
Penangkapan pengemudi Pajero dalam kasus tabrak lari di Jakarta Timur menjadi bukti respons cepat aparat terhadap kasus yang menyita perhatian publik. Insiden ini juga menjadi pengingat pentingnya tanggung jawab pengemudi di jalan raya, terutama dalam memberikan pertolongan ketika terjadi kecelakaan.
Kasus ini kini memasuki tahap penyidikan lebih lanjut, sementara publik menantikan proses hukum yang adil bagi korban maupun pelaku.












