AMBON GEGER! 100 ANAK PUTRI SERBU KAMPANYE SEPAK BOLA WANITA PERTAMA DI INDONESIA

Fokus, Olahraga680 Dilihat

 

Ambon memanas oleh semangat ratusan anak putri, Sabtu (22/11), ketika FIFA dan PSSI untuk pertama kalinya menggelar FIFA Women’s Football Campaign di Lapangan Lantamal Ambon. Dari tribun hingga garis lapangan, suasana penuh tawa dan energi—sebuah sejarah baru bagi sepak bola wanita Indonesia, terutama di kawasan timur.

Sejumlah tokoh penting PSSI hadir langsung menyaksikan momentum bersejarah ini: Anggota Exco Ahmad Riyadh, Kairul Anwar, Muhammad, Sekjen Yunus Nusi, Kepala Pemandu Bakat Simon Tahamata, dan Technical Advisor Timnas Putri Satoru Mochizuki. Tak ketinggalan, dua pemain Timnas Putri Debby Alvani dan Febri Arum ikut turun memberi inspirasi.

Kampanye dari FIFA ini bukan acara seremonial. Ini adalah bentuk komitmen global untuk memperluas jangkauan sepak bola putri hingga ke wilayah timur Indonesia. Sebanyak 100 anak putri, 12 pelatih putri, dan satu safeguarding officer mengikuti program yang dirancang langsung oleh Mochizuki dan Tahamata.

Di lapangan, para peserta diajak mengenal dasar-dasar sepak bola dengan pendekatan fun game—metode yang aman, menyenangkan, dan edukatif. Dua pelatih legendaris itu bergantian memberi contoh gerakan teknik dasar, cara dribbling yang benar, hingga simulasi permainan sederhana yang membuat anak-anak bersemangat tanpa henti.

Kegiatan ini bukan sekadar latihan. Ini juga bentuk penghargaan bagi keberanian anak-anak putri yang mulai menginjak arena sepak bola. Setiap peserta pulang dengan seragam lengkap, bola, dan medali—bukan hanya sebagai kenang-kenangan, tapi tanda bahwa mereka layak bermimpi menjadi bintang lapangan.

Ketua Asprov PSSI Maluku, Sofyan Lestaluhu, tak bisa menyembunyikan kebanggaannya. “Maluku dikenal sebagai Kampung Sepak Bola. Banyak pemain timnas putra berasal dari sini. Tapi belum ada pemain putri. Dengan kegiatan ini, kami berharap lahir generasi pertama pesepakbola putri dari Maluku,” ujarnya.

Anggota Exco PSSI, Muhammad, menegaskan bahwa kampanye ini sejalan dengan strategi jangka panjang PSSI membangun fondasi sepak bola wanita nasional. Ambon menjadi titik penting setelah program serupa dijalankan di Medan dan Bali, membawa harapan baru bagi kawasan timur.

“Melalui kolaborasi ini, PSSI dan FIFA berharap semakin banyak anak putri Indonesia berani bermimpi, bermain, dan berprestasi melalui sepak bola,” tegasnya.

Dari Ambon, gema sepak bola putri Indonesia kembali mengalir. Dan bagi 100 anak yang berlari penuh semangat hari itu, masa depan mereka mungkin saja dimulai dari satu tendangan kecil di Lapangan Lantamal.

#FIFAWomensFootballCampaign #PSSI #SepakBolaPutri #Ambon #Maluku #SimonTahatama #SatoruMochizuki #TimnasPutri #WomenInFootball #IndonesiaTimur #SepakBolaIndonesia