BONGKAR SINDIKAT BOBOL REKENING BANK RP204 MILIAR, AKAN BUNUH KACAB

Fokus, Hukum202 Dilihat

 

Bareskrim Polri membongkar sindikat kriminal kelas berat yang menguras rekening dormant milik nasabah BNI hingga Rp204 miliar. Tak hanya itu, kelompok ini juga merencanakan penculikan dan pembunuhan terhadap kepala cabang bank yang mereka incar.

Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Pol Helfi Assegaf menjelaskan, sembilan orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Modus mereka: menyamar sebagai Satgas Perampasan Aset dari salah satu kementerian, lalu memaksa pejabat bank menyerahkan user ID aplikasi core banking. “Kalau menolak, keselamatan diri dan keluarga jadi taruhan,” tegas Helfi dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim, Jakarta Selatan, Kamis (25/9).

Aksi ini dijalankan sejak Juni 2025, dengan target utama rekening-rekening dormant di Jawa Barat. Polisi menyebut, dua dari tersangka—C alias Ken dan Dwi Hartono—bahkan terlibat langsung dalam pembunuhan Kepala Cabang Muhammad Ilham Pradipta.

Barang bukti yang disita bikin tercengang: tumpukan uang tunai Rp204 miliar dalam pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu, 22 unit ponsel, satu hard disk eksternal, dua DVR CCTV, satu unit PC, dan sebuah notebook.

Kasus ini memperlihatkan wajah baru kejahatan perbankan di Indonesia: tak hanya bermain di ranah digital, tapi juga melibatkan ancaman fisik hingga nyawa. Polisi memastikan perburuan terhadap jaringan sindikat ini masih berlanjut.