BAHLIL TEPIS ISU SATU PINTU, IMPOR BBM SWASTA LEWAT PERTAMINA DIATUR KETAT

Ekonomi, Fokus, Nasional187 Dilihat

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membantah anggapan bahwa impor BBM tambahan untuk SPBU swasta dilakukan lewat skema satu pintu. Ia menegaskan, kolaborasi dengan Pertamina semata-mata untuk menjaga ketersediaan pasokan yang mulai menipis di jaringan SPBU non-pemerintah seperti Shell, Vivo, BP, hingga Exxon Mobil.

“Impor ini bukan skema satu pintu. Kuotanya bahkan sudah dinaikkan 110 persen dibanding tahun 2024,” ujar Bahlil dalam keterangan resminya, Jumat (19/9).

Menurutnya, impor BBM menyangkut hajat hidup orang banyak, sehingga negara wajib mengatur agar pasokan tetap terjaga tanpa terjadi oversupply. Karena itu, skema tahun depan akan disusun dengan mempertimbangkan pangsa pasar SPBU swasta. “Negara ini punya aturan. Pembatasan itu bagian dari aturan. Jangan juga kebablasan,” katanya.

Bahlil menjelaskan, SPBU swasta sudah sepakat membeli stok tambahan lewat Pertamina. Namun mereka mengajukan beberapa syarat: BBM yang dibeli harus fuel base alias murni, pencampuran dilakukan langsung di tangki SPBU, ada survei bersama dalam proses pembelian, dan transparansi harga dijamin.

Kebijakan ini, tegas Bahlil, bukan soal monopoli, melainkan mekanisme pengaturan agar distribusi energi tetap terkendali di tengah tingginya kebutuhan masyarakat.