PRABOWO MURKA: DEMONSTRASI DAMAI DILINDUNGI, PERUSUH AKAN DITINDAK TEGAS

Fokus, Hukum, Nasional107 Dilihat

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pemerintah tidak akan membiarkan rakyat kehilangan hak menyampaikan pendapat, tetapi memperingatkan keras kelompok yang menjadikan aksi unjuk rasa sebagai ajang kerusuhan.

Pernyataan itu disampaikan usai menjenguk masyarakat dan anggota Polri korban demonstrasi di Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat 1 R. Said Sukanto, Kramat Jati, DKI Jakarta, Senin (1/9/2025).

“Kalau demonstran murni yang baik, justru aparat wajib melindungi. Hak berpendapat dijamin undang-undang, tapi syaratnya demonstrasi harus damai dan tertib,” tegas Prabowo.

Presiden menyampaikan keprihatinan mendalam atas sejumlah insiden anarkis yang terjadi di beberapa daerah. Laporan yang ia terima menunjukkan adanya penggunaan petasan, pembakaran fasilitas negara, hingga serangan yang melukai aparat. “Ada anggota terbakar leher, paha, bahkan alat vitalnya. Ini bukan aspirasi, tapi tindakan perusuh,” ujarnya dengan nada keras.

Ia menilai aksi pembakaran gedung DPR dan DPRD adalah upaya merusak demokrasi dan mengganggu kehidupan rakyat. “Niat mereka bukan menyampaikan pendapat, melainkan bikin rusuh, menghambat pembangunan, dan merusak program negara dalam memberantas kemiskinan,” katanya.

Prabowo menegaskan seluruh kebijakan pemerintah diarahkan untuk membela rakyat kecil. Ia bahkan menyinggung pertemuannya dengan kalangan pengusaha besar. “Saya katakan kepada mereka: kalian sudah besar dan penting karena menciptakan lapangan kerja. Tapi saya harus bela yang miskin dan lemah,” ucapnya.

Lebih jauh, Presiden mengungkap adanya indikasi kuat kelompok tertentu yang secara terencana mengorganisasi kerusuhan dengan mendatangi wilayah lain, membakar fasilitas, dan memprovokasi massa. Ia menyebut tindakan tersebut sebagai makar yang mengancam stabilitas bangsa.

“Ini makar, bukan aspirasi. Aparat negara akan menyelidiki dan menindak siapa pun yang bertanggung jawab. Indikasinya sudah ada, dan kami tidak akan ragu-ragu,” tandasnya.

Di akhir pernyataan, Prabowo kembali menegaskan tekadnya untuk membela rakyat, melawan mafia, serta memberantas korupsi. “Saya tidak akan mundur setapak pun. Demi Allah, saya hadapi siapa saja yang mengkhianati rakyat,” pungkasnya.