PASOKAN BERAS NASIONAL 3,9 JUTA TON, PEMERINTAH GENJOT PENYALURAN SPHP LEWAT PASAR

Ekonomi, Fokus, Nasional66 Dilihat

JAKARTA – Pemerintah memastikan stok beras nasional dalam kondisi aman, dengan cadangan mencapai 3,9 juta ton. Kepastian itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan pada konferensi pers di kantor Kemenko Pangan, Rabu (13/8/2025).

“Stok beras kita 3,9 juta ton, lebih dari cukup. Publik tidak perlu khawatir,” tegas Zulhas. Ia menyebut data itu merujuk pada laporan Perum Bulog, yang kini diminta mempercepat distribusi beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP).

Program SPHP berlangsung sejak 17 Juli hingga 31 Desember 2025. Menurut Zulhas, penyaluran harus difokuskan langsung ke pasar, bukan hanya melalui bazar. “Kalau lewat bazar itu lambat, pasar jauh lebih efektif,” ujarnya.

Pemerintah menargetkan distribusi SPHP mencapai 10 ribu ton per hari, atau setara 300 ribu ton per bulan. Namun, realisasi saat ini baru sekitar 2.500 ton per hari.

Zulhas mengungkapkan, percepatan distribusi di lapangan masih terkendala waktu persiapan. “Saya keliling ke pasar, SPHP belum masuk semua karena prosesnya. Tapi kalau bisa 10 ribu ton sehari, itu akan cepat,” kata dia.

Secara keseluruhan, pemerintah memutuskan menyalurkan 1,3 juta ton beras SPHP secara bertahap. Zulhas optimistis kapasitas distribusi akan meningkat pada September 2025, saat panen gadu berlangsung. “Sekarang baru 2.500 ton, tapi panen gadu tiga minggu lagi akan menambah pasokan besar,” ujarnya.