Wakil Ketua Komisi III DPR RI Fraksi NasDem, Ahmad Sahroni, mengapresiasi langkah tegas Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo yang mencopot serta memproses hukum eks Kapolres Ngada, AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja, terkait kasus narkoba dan asusila.
Sahroni menilai tindakan tersebut menunjukkan komitmen Kapolri dalam menegakkan disiplin di tubuh Polri. “Saya apresiasi dengan tindakan super tegas ini, apalagi ini langsung oleh Kapolri,” ujar Sahroni, Kamis (13/3/2025).
Ia menegaskan bahwa kebijakan preventif harus diperkuat agar kasus serupa tidak terulang. Sahroni meminta agar proses kenaikan jabatan dilakukan dengan seleksi ketat, termasuk pemeriksaan narkoba dan kesehatan jiwa.
“Yang terpenting dari kejadian ini adalah bagaimana Kapolri memiliki kebijakan preventif agar masalah serupa tidak terjadi lagi,” katanya.
“Proses kenaikan pangkat atau jabatan harus melalui prosedur yang ketat, misalnya dengan tes narkoba dan kejiwaan sebelum naik menjadi kapolres,” tambahnya.
Diketahui, AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus narkoba dan asusila. Saat ini, ia ditahan di Bareskrim Polri.











