RANTIS MAUNG SEGERA DILEGO KE SIPIL

Ekonomi, Fokus, Nasional853 Dilihat

PT Pindad (Persero) tengah bersiap untuk meluncurkan produk kendaraan taktis (rantis) Maung ke pasar sipil agar dapat dibeli oleh masyarakat umum. Langkah ini diambil setelah melihat tingginya minat masyarakat terhadap kendaraan karya anak bangsa tersebut.

Untuk merealisasikan rencana ini, PT Pindad saat ini tengah mengurus sertifikasi ke Kementerian Perhubungan agar Maung dapat digunakan secara legal di jalan umum. Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Pindad, Prima Kharisma, menyampaikan bahwa pihaknya sedang berkoordinasi dengan Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) guna memperoleh izin resmi.

“Kami sedang menyiapkan sertifikasinya nanti dengan Kementerian Perhubungan, dengan Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB),” ujar Prima di kantor PT Pindad di Bandung, Jawa Barat.

Minat masyarakat terhadap Maung semakin meningkat setelah Presiden Prabowo Subianto menggunakan kendaraan tersebut sebagai bagian dari operasional kepresidenan. Hal ini membuat Maung semakin dikenal luas dan menarik perhatian publik, terutama pecinta kendaraan off-road dan militer.

Namun, Prima menegaskan bahwa versi sipil dari Maung akan mengalami beberapa perubahan agar lebih nyaman digunakan oleh masyarakat umum. Meskipun tetap mempertahankan karakteristik tangguh dan andal di berbagai medan, kendaraan ini akan disesuaikan dengan kebutuhan harian pengguna sipil.

Ketika ditanya mengenai harga Maung MV3 setelah resmi masuk ke pasar, Prima belum bisa memberikan angka pasti. Namun, ia menyatakan bahwa pihaknya menargetkan proses sertifikasi dapat selesai pada akhir bulan ini. Setelah sertifikasi diperoleh, PT Pindad akan segera memasuki tahap produksi massal untuk memenuhi permintaan pasar.

“Jadi kalau misalkan sudah sertifikasi, nanti langkah selanjutnya adalah produksi massal,” jelasnya.

Maung Pindad merupakan kendaraan SUV MV3 Garuda Limousine yang dikembangkan oleh PT Pindad (Persero). Kendaraan yang juga dikenal dengan nama Maung Garuda ini merupakan hasil karya anak bangsa dengan tingkat kandungan lokal mencapai 70 persen. Dengan masuknya Maung ke pasar sipil, diharapkan produk otomotif nasional semakin berkembang dan mampu bersaing di industri otomotif domestik maupun internasional.

SUMBER : ANTARA