ISTANA: DANANTARA TAK MEMBAHAYAKAN PERBANKAN

Ekonomi, Fokus, Nasional958 Dilihat

Seruan penarikan dana besar-besaran dari bank milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ramai diperbincangkan di media sosial. Isu ini muncul akibat kekhawatiran terhadap kehadiran Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).

Menanggapi hal ini, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, mempertanyakan kebenaran isu tersebut. Ia meminta bukti nyata terkait klaim penarikan dana secara massif.

“Sudah terjadi belum? Ada tidak penarikan? Sekarang ada faktanya? Kalau ada, pasti sudah jadi berita,” kata Hasan di Istana Kepresidenan, Senin (24/2/2025).

Hasan menegaskan bahwa tidak ada penarikan dana besar-besaran dari bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Menurutnya, isu ini tidak berdasar dan hanya spekulasi.

Ia juga menyatakan bahwa kehadiran Danantara mendapatkan dukungan luas dari berbagai pihak. Peluncuran Danantara Indonesia dihadiri oleh tokoh nasional, pejabat, partai politik, serta ormas keagamaan.

“Peluncuran Danantara mendapatkan dukungan politik dan ekonomi secara utuh. Mantan presiden, tokoh bangsa, serta perwakilan asing hadir,” ujar Hasan.

Sebelumnya, tujuh BUMN ditunjuk untuk dikelola oleh Danantara karena pengaruh besarnya terhadap perekonomian Indonesia, yaitu PLN, Telkom, Pertamina, MIND ID, Bank Mandiri, BNI, dan BRI.

SUMBER : RRI