JAKARTA – Gunung Semeru kembali mengalami erupsi pada Minggu (29/9/2024), dengan letusan tertinggi mencapai 500 meter di atas puncak. Erupsi pertama tercatat mulai pukul 00.11 WIB dan berlangsung hingga beberapa waktu berikutnya, dengan laporan bahwa erupsi masih berlangsung sementara visual letusan tidak teramati.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, mengonfirmasi bahwa erupsi tersebut kembali terjadi pada pukul 05.04 WIB, dengan tinggi letusan teramati mencapai sekitar 500 meter di atas puncak, atau setara dengan 4.176 meter di atas permukaan laut (mdpl). Saat itu, kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dan mengarah ke selatan.
Setelah itu, Gunung Semeru kembali erupsi pada pukul 05.18 WIB, dengan tinggi letusan sekitar 400 meter di atas puncak. Kolom abu yang teramati memiliki intensitas sedang dan masih menunjukkan warna yang sama, yaitu putih hingga kelabu.
Pada pukul 05.46 WIB, erupsi berikutnya terjadi dengan tinggi letusan kembali mencapai 500 meter di atas puncak. Kolom abu yang dihasilkan tetap mengarah ke selatan dengan intensitas sedang, menunjukkan sebaran yang konsisten pada erupsi di pagi itu.
Terakhir, Gunung Semeru mengalami erupsi kembali pada pukul 08.42 WIB. Meskipun visual letusan tidak teramati, aktivitas seismograf menunjukkan adanya erupsi dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 110 detik. Kejadian ini menegaskan potensi dan kekuatan gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut.






