PEMERINTAH: EFISIENSI ANGGARAN TIGA TAHAP

Fokus, Nasional847 Dilihat

Pemerintah akan melakukan penghematan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam beberapa tahapan. Hal ini disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam pidato perayaan HUT ke-17 Partai Gerindra di SICC, Bogor, pada Sabtu (15/2/2025).

Presiden menyatakan bahwa penghematan anggaran untuk seluruh Kementerian/Lembaga (K/L) akan dilakukan dalam tiga tahap, sebagaimana tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) No. 1 Tahun 2025.

“Penghematan putaran pertama mencapai Rp300 triliun, sementara putaran kedua Rp308 triliun. Jadi, totalnya kita punya anggaran Rp750 triliun,” ujar Presiden.

Tahapan Penghematan APBN
Tahap pertama:

Penghematan anggaran sebesar Rp300 triliun.
Tahap kedua:

* Penyisiran anggaran Kementerian/Lembaga yang kurang efisien dengan target Rp308 triliun.
* Dari jumlah tersebut, sebanyak Rp58 triliun dikembalikan ke beberapa instansi.
* Efisiensi anggaran tahap ini berjumlah Rp250 triliun.
Tahap ketiga:

Efisiensi melalui BUMN dengan target dividen sebesar Rp300 triliun.
Dari jumlah tersebut, Rp100 triliun dikembalikan ke BUMN, sementara Rp200 triliun dialokasikan untuk negara.

Dari total efisiensi anggaran ini, sebesar USD24 miliar atau setara dengan Rp390,24 triliun akan digunakan untuk alokasi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Presiden menegaskan bahwa program ini bertujuan untuk memastikan seluruh anak-anak Indonesia mendapatkan gizi yang cukup.

“Sebanyak 24 miliar USD terpaksa saya pakai untuk makan bergizi. Rakyat kita, anak-anak kita, tidak boleh kelaparan,” tegas Presiden.

SUMBER : RRI