KOMDIGI DESAK APLIKASI JAGAT UBAH FITUR BERBURU KOIN

Fokus, Nasional184 Dilihat

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) meminta aplikasi Jagat untuk segera merevisi fitur ‘Berburu Koin’ yang dinilai menimbulkan kerusakan lingkungan dan fasilitas umum di sejumlah daerah. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Angga Raka Prabowo, menyampaikan pihaknya telah memanggil pengembang aplikasi tersebut untuk memberikan klarifikasi atas laporan masyarakat dan instansi terkait.

“Kami mendesak pengembang platform digital untuk menciptakan program yang berdampak positif dan sesuai dengan norma hukum di Indonesia,” ujar Angga. Ia juga mengingatkan bahwa pemerintah dapat mengambil tindakan tegas jika pelanggaran terus terjadi, sesuai PP No. 71 Tahun 2019.

Jagat Siap Revisi Fitur
Co-Founder Jagat, Barry Beagen, menyatakan permohonan maaf atas dampak negatif fitur tersebut. Jagat akan mengganti konsep ‘Berburu Koin’ menjadi ‘Misi Jagat’, yang bertujuan mendorong partisipasi positif pengguna dalam menjaga fasilitas publik. Perubahan ini dijanjikan rampung dalam tiga hari.

“Kami juga akan menyediakan kanal pelaporan untuk masyarakat terkait potensi kerusakan fasilitas umum,” jelas Barry. Selain itu, lokasi koin di area rawan akan dihapus demi mencegah masalah serupa.

Dengan lebih dari satu juta pengguna aktif, Barry optimistis bahwa perubahan ini akan memberikan dampak positif, terutama melalui kontribusi generasi muda untuk meningkatkan kualitas ruang publik.