SUMBA BARAT DAYA SIAP JADI DESTINASI WISATA PREMIUM DUNIA

Fokus, Regional89 Dilihat

 

Di bawah langit biru Desa Wisata Bahari Pero Konda, Kabupaten Sumba Barat Daya, gema komitmen menuju “Destinasi Wisata Premium Dunia Tangguh dan Lestari” menggema. Momentum Hari Pariwisata Dunia pada Senin (29/9/2025) menjadi titik balik bagi kabupaten di ujung barat Pulau Sumba ini untuk naik kelas di peta pariwisata dunia.

Kegiatan yang digagas oleh Program Pengabdian Alumni (PANA) LPDP Kementerian Keuangan bersama Pemerintah Desa Pero Konda dan Pemkab Sumba Barat Daya ini mempertemukan berbagai unsur pentahelix—pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media—dalam satu visi: menjadikan Sumba Barat Daya sebagai destinasi wisata unggulan berbasis keberlanjutan.

Hadir mewakili Menteri Pariwisata RI, Plt. Direktur Utama BPOLBF sekaligus Asisten Deputi Pengembangan Destinasi Pariwisata Kemenparekraf, Dwi Marhen Yono, yang menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor. “Sumba Barat Daya punya daya tarik luar biasa. Sinergi seperti ini menjadi kunci agar daerah ini tumbuh sebagai destinasi berkelas dunia yang tetap berpihak pada kelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Dari pihak LPDP, Agam, Kepala Divisi Alumni, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar seremonial. “Kami ingin Desa Wisata Bahari Pero Konda dikenal luas. Jangan hanya NIHI Sumba yang mendunia—Pero Konda juga punya pesona dan potensi besar untuk menembus panggung internasional,” katanya.

Melalui PANA LPDP 2025, sebanyak 26 alumni LPDP akan mengabdi selama enam bulan di empat desa di Sumba Barat Daya, membantu pengembangan pariwisata berkelanjutan melalui pelatihan sumber daya manusia, penguatan kelembagaan, hingga strategi promosi digital.

Wakil Bupati Sumba Barat Daya, Dominikus Rangga Kaka, mengapresiasi langkah ini. “Kami ingin pariwisata tumbuh dari akar masyarakat. Wisatawan datang bukan hanya untuk melihat pemandangan, tapi untuk merasakan kehidupan lokal yang autentik,” ujarnya.

Kini, Sumba Barat Daya bersiap menjadi magnet baru pariwisata Indonesia Timur. Dari pasir putih Pero Konda hingga panorama sabana yang tak bertepi, daerah ini menyiapkan diri untuk menyambut dunia—dengan wajah ramah, lestari, dan penuh harapan.

#SumbaBaratDaya #PariwisataNTT #PeroKonda #LPDP #PANA2025 #WisataPremium #PariwisataBerkelanjutan #Kemenparekraf #HWD2025