ERICK THOHIR SUNTIK SEMANGAT ATLET MUDA MENUJU PANGGUNG DUNIA

Fokus, Olahraga106 Dilihat

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir blusukan ke pusat pelatihan atlet nasional di Cibubur Youth Elite Sport Center, Jakarta. Di hadapan para atlet muda dari berbagai cabang olahraga, Erick bicara lugas: prestasi lahir dari mental baja.

“Kalian harus berjuang, jangan mau kalah. Targetnya jelas: medali. Presiden selalu ingatkan, kita harus punya fighting spirit. Kemampuan sudah ada, tinggal mental yang dijaga,” ucap Erick kepada tim taekwondo yang tengah bersiap ke Asian Youth Games 2025 di Bahrain, juga tim basket 3×3 yang akan berlaga di SEA Games.

Di arena renang, ia menekankan pentingnya visi jangka panjang. “Mimpi kalian harus Olimpiade. Persiapan tak boleh setengah hati, karena kalian disiapkan untuk 2032–2036,” katanya.

Erick juga menghidupkan semangat atlet panahan dengan mengingatkan sejarah emas Indonesia. “Panahan ini cabang prioritas. Kita punya tiga srikandi peraih medali Olimpiade. Bangsa yang besar harus kenal sejarah,” ujarnya.

Pesan serupa ia sampaikan untuk atlet panjat tebing, karate, hingga pencak silat. Ia mengapresiasi pengorbanan para atlet belia yang berlatih keras demi merah putih. “Kita pernah punya tradisi emas Olimpiade. Itu harus dijaga. Jangan sia-siakan keringat kalian. Asian Junior Pencak Silat Championship di India sudah menunggu. Tunjukkan fighting spirit dan berikan yang terbaik,” tegasnya.

Erick tak datang sendirian. Ia didampingi Wakil Menpora Taufik Hidayat, Sesmenpora Gunawan Suswantoro, Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Surono, serta jajaran pejabat Kemenpora dan pengurus cabang olahraga.

Semua pesan Erick berujung pada satu hal: prestasi bukan sekadar mimpi, melainkan tekad yang ditempa disiplin dan pengorbanan.