MENTERI BARU PRABOWO JANJI TANCAP GAS

Fokus, Nasional308 Dilihat

Jakarta, Senin sore 8 September 2025, suasana Istana Negara masih menyisakan gema sumpah jabatan. Para menteri baru Kabinet Merah Putih yang baru saja dilantik Presiden Prabowo Subianto tampil satu per satu, menyampaikan komitmen mereka untuk segera bekerja tanpa menunggu waktu lama.

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, langsung menegaskan bahwa arahan Presiden jelas: pelayanan terbaik bagi jemaah haji harus jadi prioritas. Ia bahkan menyebut tantangan terbesar ada pada soal biaya. “Apa yang telah disampaikan Pak Presiden, penugasan ini adalah amanah yang berat. Berat karena saya tahu persis medan haji, baik di Indonesia maupun di Saudi. Presiden bilang lakukan apa yang perlu dilakukan untuk memberi pelayanan terbaik. Itu jadi pegangan saya,” ujarnya.

Sementara itu, Mukhtarudin yang ditunjuk sebagai Menteri sekaligus Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, mengaku siap menghadapi tantangan besar di sektor tenaga kerja migran. “PR kita soal pekerja migran itu banyak. Intinya saya akan laksanakan tugas sebaik-baiknya sesuai arahan Presiden,” katanya.

Dari bidang koperasi, Ferry Joko Juliantono menegaskan langkah cepat sudah disiapkan. Ia menyebut program Koperasi Merah Putih menjadi agenda awal yang langsung digerakkan. “Mulai besok kita akan bergerak secepat mungkin, khususnya untuk Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih,” ucapnya.

Sorotan publik tentu paling besar tertuju pada Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan baru pengganti Sri Mulyani. Dalam pernyataannya, Purbaya mengakui ekonomi Indonesia tengah mengalami perlambatan. Namun ia menyatakan masalah itu sudah teridentifikasi dan siap ditangani. “Sekarang ekonomi agak melambat. Kita sudah pelajari kelemahannya. Ke depan akan kita perbaiki,” katanya lugas.

Janji-janji ini menandai langkah awal kabinet hasil reshuffle Prabowo. Dari soal biaya haji, nasib pekerja migran, pemberdayaan koperasi hingga pemulihan ekonomi, para menteri baru sudah ditunggu ujian nyata di lapangan. Setelah sumpah jabatan, kini saatnya publik menagih bukti kerja.