REVOLUSI! BONUS ATLET DIREVIEW, AKADEMI 300 HEKTARE SIAP DIBANGUN

Fokus, Olahraga505 Dilihat

 

Istana Merdeka siang itu terasa lebih sibuk dari biasanya. Ada pesan mendesak yang ingin Presiden Prabowo Subianto sampaikan: Indonesia membutuhkan lompatan besar di dunia olahraga.

Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (25/11/2025). Pertemuan tersebut menjadi awal dari serangkaian kebijakan besar yang bakal mengubah wajah pembinaan atlet di Indonesia.

Tiga Instruksi Utama Presiden: Beasiswa, Karier, dan Bonus Atlet

Usai pertemuan, Erick mengungkapkan bahwa Presiden menempatkan kesejahteraan atlet sebagai prioritas nasional. Tiga arahan langsung disampaikan dan diminta ditindaklanjuti segera.

“Bapak Presiden ingin memastikan kesejahteraan atlet menjadi prioritas. Ada tiga hal yang beliau minta saya tindak lanjuti,” ujar Erick.

Poin pertama adalah alokasi beasiswa LPDP khusus atlet yang kini sedang disiapkan skemanya agar tepat sasaran dan berkelanjutan.

Poin kedua, Presiden membuka peluang karier bagi atlet berprestasi di sektor pelayanan publik, sebuah terobosan agar atlet memiliki masa depan jelas setelah pensiun dari arena pertandingan.

Poin ketiga adalah peninjauan ulang bonus atlet SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade. Besaran bonus belum diumumkan karena masih dikonsultasikan dengan Kementerian Keuangan.

“Angkanya belum bisa disampaikan karena harus disesuaikan dengan rencana besar anggaran negara,” kata Erick.

Fokus 21 Cabor Menuju Olimpiade

Presiden Prabowo juga meminta payung hukum baru yang mengatur fokus pembinaan pada 21 cabang olahraga prioritas menuju Olimpiade. SEA Games dan Asian Games akan dijadikan sasaran antara untuk mengukur progres jangka panjang.

“Kita tidak boleh lagi coba-coba. Setiap atlet yang dikirim harus punya target yang jelas,” tegas Erick.

Instruksi itu menandai perubahan pendekatan: dari mengejar banyak medali ke fokus pada kualitas dan kesiapan menuju panggung dunia.

Mega-Project: Pusat Olahraga Nasional 300 Hektare

Arahan terbesar datang saat Erick memaparkan rencana jangka panjang pembinaan atlet. Presiden Prabowo menginstruksikan pembangunan Pusat Olahraga Nasional super lengkap yang meliputi:

akademi olahraga
fasilitas asrama
area latihan terpadu
layanan kesehatan berstandar internasional
fasilitas pendidikan untuk atlet usia muda

Pusat tersebut dirancang agar atlet usia 12 tahun ke atas tidak putus sekolah, namun tetap mendapatkan pelatihan intensif menuju jenjang prestasi.

“Presiden ingin memastikan atlet muda tetap mendapat edukasi sambil berlatih,” jelas Erick.

Prabowo dikabarkan telah menyiapkan lahan 300 hektare untuk pembangunan kawasan superhub olahraga itu. Lokasinya belum diumumkan karena masih dalam proses administrasi.

“Beliau ingin fasilitas terbaik untuk atlet kita,” kata Erick.

Langkah Besar Menuju Olahraga Berprestasi

Kebijakan ini menandai salah satu program paling ambisius dalam sejarah pembinaan olahraga Indonesia. Dengan kombinasi kesejahteraan, ekosistem modern, dan fokus jangka panjang, pemerintah berharap Indonesia dapat bersaing lebih kuat di Olimpiade dan ajang internasional.

#PrabowoSubianto #ErickThohir #Kemenpora #KesejahteraanAtlet #OlahragaIndonesia #PusatOlahragaNasional #Olimpiade #SEAAGames #AsianGames #LPDPAtlet #BeritaTerkini #HardNews #SportDevelopment