ASSIST PENYELAMAT! KIPER PERSIS CETAK REKOR DI MENIT KEAJAIBAN

Fokus, Olahraga459 Dilihat

 

Derby Mataram selalu menyimpan dentuman emosinya sendiri, tetapi apa yang terjadi pada pekan ke-12 BRI Super League 2025/26 di Stadion Manahan Solo justru menghadirkan kejutan paling tak terduga. Bukan dari seorang striker, bukan gelandang flamboyan—melainkan dari sosok penjaga gawang: Gianluca Pandeynuwu.

Menit 90+7, ketika waktu hampir habis dan harapan mulai meredup, Gianluca melepaskan umpan panjang yang melayang tepat ke jantung pertahanan PSIM Yogyakarta. Bola itu jatuh manis di kaki Cleyton Santos, yang tanpa ragu melepas tembakan penyama kedudukan. Dalam sekejap, stadion bergemuruh, suara sorakan memecah malam, dan rekor pun tercipta.

Dialah kiper pertama musim ini yang mencatatkan assist. Namun lebih dari sekadar statistik, umpan itu menyelamatkan Laskar Sambernyawa dari kekalahan. Skor 2-2 mengunci laga panas tersebut—sebuah hasil yang terasa seperti kemenangan setelah tertinggal 0-2 lebih dulu.

PSIM sebenarnya tampil garang pada babak pertama. Corfe membuka keunggulan di menit ke-26 sebelum Ze Valente menggandakannya jelang jeda. Persis baru menemukan napas di awal babak kedua lewat lesakan Kodai Tanaka menit ke-49. Tapi tensi, tekanan, dan waktu yang menipis membuat laga seperti berjalan di tepi jurang.

Di bangku teknis, Caretaker Pelatih Persis, Tithan Suryata, mengakui duel ini bukan perkara mudah. “Kita sedikit ada kerugian yang sebenarnya bisa jadi peluang gol. Itu mempengaruhi pikiran pemain. Namun dengan spirit para pemain, kita mampu mengakhiri laga cukup baik,” ujarnya.

Dan keputusan besar Tithan hari itu—menurunkan Gianluca dibanding M Riyandi—ternyata menjadi titik balik. Ia menyebut Riyandi perlu diistirahatkan setelah beberapa laga tanpa kemenangan, demi menjaga kondisi mental dan ketajamannya. Gianluca pun menjawab kepercayaan itu dengan ketenangan, refleks, dan satu umpan yang kini menjadi cerita.

“Meskipun pertandingan tidak mudah, Gianluca memberikan dampak yang bagus untuk tim,” kata Tithan.

Dari seorang kiper, lahirlah harapan. Dari satu sentuhan panjang di menit keajaiban, Persis Solo terhindar dari nestapa. Derby Mataram malam itu membuktikan: sepak bola selalu punya cara mengejutkan siapa saja yang percaya sampai detik terakhir.

#PersisSolo #GianlucaPandeynuwu #DerbyMataram #BRISuperLeague #LigaIndonesia #LaskarSambernyawa #PSIMYogyakarta #KodaiTanaka #CleytonSantos #SepakBolaIndonesia