MODRIC DAN DALIC BUAT BOJAN HODAK TERTEGUN

Fokus, Olahraga419 Dilihat

 

Ada satu momen yang tak pernah benar-benar direncanakan, namun justru membekas paling dalam. Bagi Bojan Hodak, pelatih Persib Bandung, itu terjadi saat ia pulang ke Kroasia di jeda internasional. Langit negara asalnya tengah sibuk menggulung persiapan FIFA Match Day ketika langkahnya tanpa sengaja membawanya ke pelukan kenangan lama—dan dua sosok yang kini jadi ikon dunia: Zlatko Dalic dan Luka Modric.

Hodak datang bukan sebagai pelatih juara dua musim beruntun di BRI Super League, melainkan sebagai anak kampung yang kembali menghirup udara kota asal. Di sela kerumunan, ia bertemu Drazen Ladic, legenda Kroasia yang pernah mengawal gawang skuad Vatreni di Piala Dunia 1998. Ladic adalah pintu yang membuat segalanya terasa akrab.

“Drazen itu teman dekat saya,” ujar Hodak. Suaranya tenang, tapi jelas terselip rasa bangga. Dari obrolan di pinggir lapangan latihan hingga saling bercerita soal masa-masa muda, pertemuan itu menjelma jadi perjalanan kecil yang menyentuh.

Dari Ladic, langkah Hodak mengarah ke sosok besar lainnya: Zlatko Dalic. Keduanya sudah saling mengenal sejak sama-sama pernah bermukim di Kuala Lumpur. Waktu memang melesat cepat, namun ritme komunikasi mereka tak benar-benar putus. “Kami masih berhubungan. Saya jarang pulang, jadi ini waktu yang tepat untuk mampir, melihat latihan, dan menyaksikan Timnas Kroasia bermain,” katanya.

Lalu, ada nama yang membuat setiap anak Kroasia ingin mengikat tali sepatu dengan lebih kencang: Luka Modric. Hodak menyebutnya sebagai simbol mimpi yang hidup. Bukan sekadar pemain, tetapi kompas bagi generasi baru.

“Setiap anak laki-laki di Kroasia ingin menjadi Luka Modric,” ungkap Hodak. Sebuah kalimat sederhana yang menjelaskan betapa dalamnya pengaruh sang maestro.

Bagi Persib, momen Hodak ini mungkin hanya serpihan kisah di luar lapangan. Namun bagi Hodak, itu adalah jeda yang memulihkan. Sebuah perjalanan pulang yang mempertemukannya kembali dengan akar, kawan lama, dan idola bangsa—sekali lagi mengingatkan bahwa sepak bola bukan hanya pertandingan, melainkan warisan.

#BojanHodak #PersibBandung #ZlatkoDalic #LukaModric #TimnasKroasia #FIFAMatchDay #BeritaBola #BRISuperLeague