KAPOLRI LUNCURKAN PENANAMAN JAGUNG NASIONAL UNTUK SWASEMBADA PANGAN

Fokus, Hukum, Nasional43 Dilihat

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara simbolis meluncurkan program penanaman jagung nasional triwulan ketiga pada Rabu, 9 Juli 2025, di Desa Selojari, Jawa Tengah. Program ini merupakan bagian dari strategi besar Polri untuk memperkuat ketahanan dan swasembada pangan nasional.

“Pada triwulan ketiga 2025 ini, kami menanam jagung di lahan seluas 168.432 hektare secara nasional,” ujar Kapolri dalam pernyataannya. Dari total itu, 117.510 hektare berada di kawasan hutan sosial yang dikelola masyarakat, 48.082 hektare merupakan lahan produktif, dan 2.839 hektare ditanam serentak pada hari peluncuran.

Provinsi Jawa Tengah menjadi penyumbang terbesar dengan luas tanam mencapai 38.750 hektare. Penanaman di wilayah ini dilakukan oleh kelompok tani binaan Polri yang mendapat pendampingan langsung dari jajaran kepolisian.

Hingga 8 Juli 2025, potensi total penanaman jagung secara nasional tercatat mencapai 795.339 hektare, dengan realisasi tanam sudah mencapai 431.233 hektare.

Selain penanaman, Polri juga sedang membangun 18 gudang pangan dengan total kapasitas simpan 18.000 ton. Fasilitas ini dilengkapi pengering jagung (corn dryer) untuk mempercepat proses pascapanen dan diproyeksikan selesai pada Agustus 2025.

Program ini, menurut Kapolri, menjadi bentuk nyata kontribusi Polri dalam menjaga ketahanan pangan nasional dan mendukung stabilitas sosial-ekonomi masyarakat melalui pendekatan keamanan berbasis pangan.