LIMA ORANG, 32 MASIH HILANG: POLISI UNGKAP KORBAN KMP TUNU PRATAMA JAYA

Fokus, Hukum627 Dilihat

Jumlah korban meninggal dunia akibat tenggelamnya kapal penumpang KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali terus diperbarui. Hingga Kamis (3/7/2025) sore, pihak kepolisian mengonfirmasi lima orang tewas dalam insiden yang terjadi saat kapal berlayar dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Ariasandy, menyampaikan bahwa sebanyak 29 orang berhasil diselamatkan dalam operasi evakuasi yang masih terus berlangsung. Dari jumlah tersebut, 4 orang merupakan anak buah kapal (ABK), sementara 25 lainnya adalah penumpang.

“Data terakhir yang terverifikasi, total korban sebanyak 34 orang, terdiri dari 29 orang selamat dan 5 meninggal dunia,” ujar Ariasandy dalam keterangannya.

Namun, hingga pukul 16.23 WITA, masih terdapat 32 orang yang dinyatakan hilang. Mereka terdiri atas 23 penumpang dan 8 orang ABK. Tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI-Polri, dan instansi terkait terus melakukan pencarian di tengah cuaca laut yang kurang bersahabat.

Upaya pencarian difokuskan di sekitar lokasi terakhir kapal terpantau sebelum tenggelam. Kondisi ombak dan angin yang cukup tinggi menjadi tantangan dalam proses penyisiran. Aparat mengimbau masyarakat, khususnya keluarga korban, untuk bersabar dan terus memantau perkembangan resmi dari otoritas.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo — yang tengah menjalankan ibadah umrah di Arab Saudi — telah memberikan instruksi langsung agar seluruh sumber daya dikerahkan untuk penyelamatan korban. Pemerintah daerah di Banyuwangi dan Jembrana juga telah membuka posko tanggap darurat dan layanan informasi bagi keluarga penumpang.