ATASI BANJIR JABODETABEK, BPBD MULAI TEBAR GARAM

Fokus, Nasional906 Dilihat

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimplementasikan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mengurangi dampak bencana hidrometeorologi, khususnya banjir yang melanda wilayah Jabodetabek. Operasi ini bertujuan untuk mengalihkan potensi hujan ke wilayah yang lebih aman, sehingga dapat memitigasi risiko banjir lebih lanjut.

Pada Selasa (4/3/2025), BNPB melaksanakan OMC menggunakan pesawat Cessna Caravan 208B dengan nomor registrasi PK-SNP. Dalam operasinya, pesawat tersebut menyemai bahan baku berupa garam (NaCl) di area yang ditargetkan untuk mengurangi curah hujan di Jabodetabek.

“Kami berharap, penyemaian garam ini dapat mengurangi intensitas hujan di wilayah Jabodetabek dan memitigasi dampak bencana lebih lanjut,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan persnya, Rabu (5/3/2025).

Rincian Operasi Modifikasi Cuaca

Operasi ini dijadwalkan berlangsung dalam tiga tahap (sorti) dengan rincian sebagai berikut:

📌 Sorti pertama: 15.00 – 17.00 WIB
📌 Sorti kedua: 17.30 – 19.30 WIB
📌 Sorti ketiga: 20.00 – 22.00 WIB

Setiap sorti, pesawat akan menyebarkan sekitar 1 ton garam (NaCl) pada ketinggian 8.000 hingga 11.000 kaki. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi dampak banjir dengan mengalihkan potensi hujan ke wilayah yang lebih aman.

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, menegaskan bahwa operasi ini akan disesuaikan dengan prediksi cuaca dan dilanjutkan hingga 8 Maret 2025 karena curah hujan yang masih tinggi.

“Saat ini, kami akan melanjutkan operasi modifikasi cuaca hingga 8 Maret 2025, mengingat prediksi curah hujan yang masih cukup tinggi,” ujarnya dalam konferensi pers, Selasa (4/3/2025).

BNPB Siap Lanjutkan Mitigasi Hingga Pertengahan Maret
Suharyanto juga menyampaikan bahwa prakiraan cuaca menunjukkan potensi hujan tinggi pada pertengahan Maret 2025. Oleh karena itu, BNPB akan terus mendukung upaya mitigasi dengan OMC, terutama di Jawa Barat dan wilayah sekitarnya.

Pemerintah pusat melalui BNPB berkomitmen untuk memprioritaskan keselamatan masyarakat. Selain itu, BNPB akan memberikan pendampingan kepada pemerintah daerah dalam situasi tanggap darurat hingga fase pemulihan. BNPB juga memastikan bahwa kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak banjir akan terpenuhi secara optimal.

SUMBER : INFO PUBLIK