DPR DESAK INVESTIGASI TERBUKA KASUS PENEMBAKAN WNI OLEH APARAT MALAYSIA

Fokus, Hukum, Nasional958 Dilihat

Wakil Ketua Komisi I DPR, Dave Laksono, mendesak investigasi terbuka terkait penembakan lima Warga Negara Indonesia (WNI) oleh aparat Malaysia. Ia mendorong keterlibatan kementerian dan penegak hukum dari Pemerintah Indonesia untuk melakukan investigasi bersama dengan Pemerintah Malaysia.

“Kita minta ada keterbukaan, transparansi yang tegas dan jelas dari aparat Malaysia sendiri dan dari seluruh Pemerintah Indonesia. Baik dari Kementerian P2MI, Kementerian Luar Negeri, Bakamla, Angkatan Laut, dan Kepolisian untuk terlibat juga dalam pengusutan kasus ini,” kata Dave kepada wartawan di Jakarta, Selasa (28/1/2025).

Dave menekankan pentingnya peran aktif Pemerintah Indonesia dalam melindungi warga negaranya yang menjadi korban. Ia berharap proses investigasi yang dilakukan oleh Pemerintah Malaysia dilakukan secara terbuka tanpa ada hal yang ditutup-tutupi, agar kasus ini dapat diungkap secara tuntas.

“Karena ini menodai dan mencoreng hubungan baik antara Indonesia dan Malaysia. Jika ada pelanggaran hukum oleh aparat Malaysia, harus ada keterbukaan dan kejelasan mengenai situasi serta eskalasi yang terjadi hingga berujung pada penembakan,” tegasnya.

Dave juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya seorang WNI dalam insiden tersebut. Ia menyatakan bahwa DPR akan memanggil Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) untuk memastikan penegakan hukum atas kasus ini.

“Ini sangat disayangkan, terutama karena ada WNI yang menjadi korban jiwa dalam insiden ini. Hal seperti ini mencoreng hubungan baik antara Indonesia dan Malaysia,” tutupnya.

Sumber RRI