Desa Kronto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, dikenal sebagai surga pecinta durian, dengan “Si Kasmin” sebagai varian kebanggaan. Menurut Kepala Desa Kronto, Sodin, durian Kasmin memiliki tekstur legit, kesat, dan unik dengan sensasi “krunchy,” berbeda dari durian lainnya yang cenderung becek.
Nama “Si Kasmin” berasal dari Kasmin, tokoh masyarakat Kronto yang mewarisi keahlian mengelola durian dari ayahnya, Jamirun. Pohon indukan durian milik Kasmin menjadi rujukan banyak petani untuk disilang dengan varietas lokal, menciptakan buah durian berkualitas tinggi.
Desa Kronto memiliki 3.500 hektar kebun durian yang menghasilkan berbagai varian, termasuk Si Petruk, Si Laron, dan Si Karim, yang dipasarkan hingga Jakarta, Jogja, Solo, dan kota lainnya. Harga durian bervariasi, mulai Rp25 ribu hingga Rp100 ribu untuk jenis Montong besar.
Panen tahun ini lebih sedikit dibandingkan sebelumnya, tetapi masa panen diprediksi berlangsung hingga dua bulan ke depan. Dalam rangka memeriahkan musim panen, Desa Kronto akan mengadakan Festival Durian pada Selasa, 28 Januari, menampilkan Tumpeng Durian Raksasa dengan 2.025 buah durian yang akan dibagikan kepada pengunjung.
Desa Kronto terus menjadi ikon durian terbaik Pasuruan, menghadirkan berkah bagi petani dan kenikmatan bagi pecinta durian.






