Hari ke-100 Perang Iran Israel dan Iran Saling Tembak Rudal, Gencatan Senjata Trump Jebol

Internasional190 Dilihat

Teheran – Tepat di hari ke-100 sejak perang pecah pada 28 Februari 2026, kawasan Timur Tengah kembali diselimuti asap mesiu. Israel dan Iran terlibat saling serang rudal berskala besar pada Senin (8/6/2026) pagi eskalasi paling berbahaya sejak gencatan senjata yang difasilitasi AS berlaku pada 8 April lalu.

Beirut Jadi Pemantik

Konflik terbuka ini berawal dari keputusan Israel yang kembali menyerang pinggiran selatan Beirut tanpa peringatan, mengabaikan seruan Washington yang beberapa hari sebelumnya meminta Tel Aviv menghentikan serangan ke Lebanon.

Iran langsung merespons. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan mereka meluncurkan rudal setelah Israel lebih dulu menargetkan lokasi radar di tiga wilayah Iran. Israel pun tak tinggal diam, serangan balik dilancarkan ke wilayah tengah dan barat Iran.

IRGC mengklaim berhasil menghantam pangkalan udara di Israel selatan. Sejauh ini belum ada laporan korban jiwa serius dari serangan Iran maupun Houthi Yaman yang turut menembaki wilayah Israel.

Houthi Ikut Bergerak

Kelompok Houthi Yaman turut memanaskan situasi dengan menembaki Israel sambil memperingatkan akan kembali menargetkan kapal-kapal berafiliasi Israel di Laut Merah ancaman yang langsung membayangi jalur perdagangan global.

Trump Serukan Hentikan tapi Diabaikan

Insiden ini menjadi ujian berat bagi gencatan senjata rapuh yang sebelumnya difasilitasi Presiden AS Donald Trump. Aksi saling serang pada Senin ini merupakan pertama kalinya Israel dan Iran berhadapan secara langsung sejak gencatan senjata April berlaku.

Trump sebelumnya mengisyaratkan sudah turun tangan untuk meredakan ketegangan dan mendesak kedua pihak menghentikan eskalasi. Namun seruan itu tampak diabaikan begitu saja oleh Israel.

100 Hari Perang yang Mengubah Peta Kekuatan

Senin ini menandai tepat 100 hari sejak perang Iran dimulai ketika Israel dan AS membunuh Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei beserta sejumlah pemimpin senior Iran pada 28 Februari 2026. Perang berlangsung hingga kedua pihak mencapai gencatan senjata nominal pada 8 April, namun pengakhiran permanen konflik masih terganjal oleh kendali Iran atas Selat Hormuz serta pertempuran antara Israel dan Hizbullah di Lebanon.

Negosiasi damai tidak langsung antara AS dan Iran tetap berjalan di tengah eskalasi, dengan Iran menuntut pencabutan sanksi ekonomi sementara AS meminta pembukaan Selat Hormuz dan konsesi terkait program nuklir. Eskalasi yang terus berulang ini semakin memperumit upaya mediasi yang dilakukan GCC dan sejumlah negara lain.

Dengan dua pihak yang sama-sama tak mau mundur dan Trump kehilangan kendali atas dinamika lapangan, kawasan Timur Tengah kini berdiri di ujung jurang perang regional skala penuh.

#IsraelIran2026 #PerangTimurTengah #GencatanSenjataJebol #IRGCIran #SerbuanRudal #TrumpGagal #HouthiYaman #SelasHormuz #Hizbullah #KonflikIranIsrael #100HariPerang #PerangRegional #TimurTengahMembara #NuklirIran #GeopolitikGlobal