RI RESMI KIRIM RIBUAN TON UDANG BEBAS RADIONUKLIDA! EKSPOR LANGSUNG MEROKET HINGGA RP974 M!

Ekonomi, Fokus, Nasional859 Dilihat

 

Industri udang nasional kembali bernapas lega. Setelah sempat terancam oleh regulasi ketat Amerika Serikat, Indonesia, melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), berhasil memenuhi standar United States Food and Drugs Administration (USFDA) terkait sertifikasi bebas Cesium-137 (Cs-137).

Keberhasilan ini ditandai dengan pelepasan simbolis ekspor udang bersertifikat bebas radionuklida ke Negeri Paman Sam pada Rabu (3/12/2025) dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, dan Tanjung Perak, Surabaya.

“Hari ini, saya bersama Pak Menko Pangan selaku Ketua Satgas Penanganan Kontaminasi Cs-137 melepas secara simbolik ekspor udang bebas Cs-137 ke Amerika serikat, yang menjadi bukti nyata bahwa Negara hadir untuk melindungi masyarakat Indonesia dari kontaminasi bahan berbahaya radioaktif,” tutur Menteri KKP, Sakti Wahyu Trenggono.

Kecepatan Gerak KKP: Ratusan Kontainer Tervalidasi
Menteri Trenggono merinci, sejak diberlakukannya Import Alert #99-52 oleh Amerika per 31 Oktober lalu, KKP langsung bergerak cepat. Hasilnya luar biasa: dalam waktu singkat hingga 3 Desember 2025, KKP telah berhasil mensertifikasi dan mengkapalkan 313 kontainer udang ke Amerika Serikat.

Volume total ekspor yang berhasil dipulihkan mencapai 5,4 ribu ton, dengan nilai fantastis sebesar USD 58,68 juta atau setara Rp974,04 Miliar!

Pada pelepasan hari itu saja, 10 kontainer udang dikirimkan, dibagi rata antara Pelabuhan Tanjung Priok (4 kontainer) dan Tanjung Perak (6 kontainer), dengan tujuan pelabuhan utama AS seperti Los Angeles, Houston, Savannah, dan Miami.

Ekspor Lanjutan Mengalir Deras

Industri perudangan Indonesia diprediksi akan terus pulih. Menteri Trenggono menambahkan, KKP bersiap melepas kembali ekspor lanjutan pada 4, 5, dan 6 Desember 2025 sebanyak 79 kontainer (1,6 ribu ton senilai USD 14,58 Juta). Total ekspor hingga akhir Desember 2025 diperkirakan akan mencapai 292 kontainer tambahan, senilai Rp908,71 milyar.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, yang turut hadir dalam pelepasan ini, menekankan bahwa momen ini merupakan bukti keberhasilan sinergi lintas sektor—melibatkan KKP, Kemenko Pangan, BAPETEN, BRIN, dan Gegana Polri.

“Ini pesan kuat bahwa Indonesia mampu memenuhi standar global dan terus memperkuat sistem jaminan mutu dari hulu hingga hilir. Ada masalah segera kita tangani dengan cepat,” tegas Zulkifli Hasan.

Kalangan pelaku usaha, diwakili oleh Asosiasi Produsen Pengolahan dan Pemasaran Produk Perikanan Indonesia (AP5I), mengapresiasi kerja keras Pemerintah. Ketua AP5I, Saut Hutagalung, menyatakan, pelepasan ekspor ini mengirimkan pesan positif kepada USFDA dan pasar global, memastikan bahwa aktivitas ekonomi hulu-hilir industri udang kini bergerak normal kembali.

#UdangIndonesia #EksporUdang #KKP #BebasCs137 #USFDA #ImportAlert #IndustriPerikanan #NilaiEkspor #SaktiWahyuTrenggono #EkonomiMaritim