PIQUE RAMALKAN KEAJAIBAN GARUDA

Fokus, Olahraga253 Dilihat

 

Di sebuah ruangan hotel yang riuh oleh kilatan kamera, Gerard Piqué berdiri tenang—bekas tembok raksasa Barcelona itu menatap jauh, seakan melihat sesuatu yang belum terlihat oleh banyak orang: masa depan timnas Indonesia. Ada keyakinan yang tak biasa terpancar dari suaranya, seperti seseorang yang sudah terlalu sering mencicipi panggung terbesar sepak bola dan tahu benar kapan sebuah negara sedang menuju momen terbesarnya.

“Percayalah… suatu hari Indonesia akan lolos ke Piala Dunia,” ujarnya pelan namun mantap, kepada ANTARA, Jakarta, Sabtu sore.

Kalimat itu bukan sekadar pujian diplomatis. Piqué menegaskan prediksinya dengan sebuah alasan sederhana namun kuat: potensi raksasa yang selama ini tertidur di negeri 200 juta penduduk pecinta sepak bola.

Perjalanan tim Garuda tahun ini memang belum sampai ke tujuan akhir. Mereka berhasil menembus putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026—prestasi tertinggi dalam sejarah merah putih—sebelum langkah itu terhenti oleh ketangguhan Arab Saudi dan Irak pada Oktober lalu. Tapi bagi Piqué, kegagalan itu bukan akhir dari cerita. Justru menjadi bab pembuka.

“Potensinya besar. Anda punya populasi yang menikmatinya, hidup bersama sepak bola. Dan saya tahu betapa pentingnya tampil di Piala Dunia bagi bangsa ini. Pada satu titik, itu akan terjadi,” ucapnya.

Ia bicara seperti seseorang yang mengerti betul arti mimpi sebuah negara. Mungkin karena ia pernah berada di jantung euforia Spanyol ketika La Roja menguasai dunia pada 2010 dan Eropa pada 2012. Piqué tahu benar: kejayaan selalu dimulai dari fondasi yang sederhana namun kokoh.

Sebab itu, ia mengingatkan satu hal: akademi.

“Berinvestasilah pada pembinaan usia muda. Jika itu dilakukan secara konsisten, peluang Indonesia muncul di Piala Dunia akan datang,” kata mantan bek Manchester United itu.

Bagi Piqué, perjalanan menuju panggung terbesar dunia bukan soal keberuntungan. Ia sendiri menjadi bukti hidup bahwa pembinaan anak muda adalah urat nadi sepak bola modern. Setelah tumbuh di La Masia, ia meraih sembilan gelar Liga Spanyol, tujuh Piala Raja, dan tiga Liga Champions. Ia melihat pola yang sama dapat ditanamkan di Indonesia.

Dan sore itu, ketika para wartawan merapikan alat liputannya, Piqué kembali menegaskan mimpinya untuk Indonesia. Bukan basa-basi, bukan pujian turis. Melainkan keyakinan seorang juara dunia yang sedang melihat negara lain bersiap menulis sejarahnya sendiri.

Apakah Garuda akan benar-benar mencapai Piala Dunia? Tak ada yang bisa menjawab. Namun satu hal pasti: jika legenda sebesar Piqué saja bisa melihat cahaya itu, mungkin Indonesia memang sedang berada di jalur menuju keajaiban yang sudah lama dinanti.

#SepakBolaIndonesia #TimnasGaruda #GerardPique #PialaDunia #BeritaSepakBola #BreakingNews #FeatureNews #IndonesiaMaju

SUMBER: ANTARA