KALLA GROUP TUNTASKAN 1.100 MW LISTRIK HIJAU, SIAP DORONG PAPUA JADI SENTRA ENERGI BERSIH

Ekonomi, Fokus, Nasional254 Dilihat

 

Di tengah riuhnya wacana transisi energi, Kalla Group diam-diam sudah melesat jauh. Perusahaan asal Makassar ini kini menapaki babak baru industri energi bersih nasional—dengan torehan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) mencapai 1.100 Mega Watt (MW).

“Total kapasitas proyek kami sudah tembus seribu megawatt lebih,” ujar CEO Kalla Group, Solihin Kalla, Selasa (29/7/2025).

Bagi Solihin, ini bukan sekadar angka. Di balik capaian itu ada kerja panjang, investasi besar, dan keyakinan bahwa masa depan energi Indonesia harus hijau. “Kami mulai dari Poso, lalu Malea, dan kini Kerinci. Semua kami rancang untuk menopang ketahanan energi nasional,” katanya.

PLTA Poso menjadi proyek unggulan dengan kapasitas 515 MWp, disusul Malea di Tana Toraja berkapasitas 95 MWp, dan Kerinci di Sumatera dengan 315 MWp. Ketiganya menjadi bukti bahwa tenaga air masih menjadi tumpuan paling realistis bagi Indonesia untuk melangkah menuju masa depan bebas emisi karbon.

Saat ini, PLTA Kerinci tengah bersiap masuk ke jaringan listrik nasional milik PLN. Uji coba koneksi sedang berlangsung, dan Commercial Operation Date (COD) dijadwalkan awal November. “PLN sudah setuju, PPA-nya (Power Purchase Agreement) berlaku di bulan November untuk disambungkan ke national grid,” kata Solihin.

Meski capaian itu patut dibanggakan, Kalla Group belum berhenti. Solihin menegaskan, potensi energi air di Indonesia masih luas dan sebagian besar belum tersentuh. Dari Sulawesi, Sumatera, hingga Papua, sungai-sungai besar menyimpan peluang baru bagi pengembangan energi bersih.

“Kalau Papua sudah dikembangkan, permintaan listrik bersih pasti naik. Tapi itu semua butuh waktu, tumbuh bersama kesiapan wilayahnya,” ujarnya. Ia menambahkan, karakter geografis Indonesia membuat Sulawesi dan Sumatera menjadi dua wilayah paling ideal untuk pengembangan PLTA, sementara Jawa dan Kalimantan sudah padat dan minim potensi topografi.

Langkah Kalla Group menjadi cerminan arah baru dunia usaha Indonesia: tidak lagi terpaku pada bisnis konvensional, melainkan bergerak ke sektor yang lebih hijau, berkelanjutan, dan berpihak pada masa depan.

Energi air kini bukan hanya tentang listrik, tapi juga tentang martabat bangsa dalam menghadapi krisis iklim. Dan di aliran sungai-sungai Poso, Malea, hingga Kerinci, suara turbin Kalla Group seolah menyanyikan masa depan yang lebih bersih.

#KallaGroup #EnergiHijau #TransisiEnergi #PLTA #EnergiBersih #IndonesiaMaju #GoGreen #Sustainability #EnergiTerbarukan