World Muslim Scout Jamboree (WMSJ) 2025 yang akan berlangsung di Indonesia dipastikan mendapat restu resmi dari International Union of Muslim Scouts (IUMS). Kepastian itu disampaikan Ketua Panitia WMSJ 2025, Prof. Dr. KH Husnan Bey Fananie, MA usai bertemu Sekretaris Jenderal IUMS, Dr. Zuhair Hussain Ghunaim di Hotel Safwah, Mekkah, Arab Saudi, Senin (3/2/2025).
Pertemuan yang juga dihadiri Presiden IUMS Tunisia, Dr. Rasyad, membahas dukungan penuh IUMS bagi suksesnya Jambore Pramuka Muslim Dunia yang dijadwalkan 9–14 September 2025 di Bumi Perkemahan dan Griya Wisata (BUPERTA) Cibubur, Jakarta. Menurut Husnan, selain rekomendasi tertulis, IUMS tengah menyiapkan bentuk dukungan lain mulai dari partisipasi anggota, bantuan teknis, hingga koordinasi penyelenggaraan.
Sekjen IUMS menegaskan, surat rekomendasi untuk WMSJ 2025 sudah diterima dan segera ditindaklanjuti. Sebagai langkah lanjutan, IUMS mengusulkan rapat virtual pada Kamis, 6 Februari 2025 pukul 17.00 WIB untuk membicarakan detail kontribusi organisasi pramuka Muslim dunia itu.
Panitia lokal menyambut baik keputusan ini dan optimistis penyelenggaraan Jambore akan semakin kuat dengan dukungan IUMS. “Kehadiran IUMS memberi legitimasi internasional sekaligus mempertegas WMSJ sebagai forum persaudaraan dan kepemimpinan Pramuka Muslim dunia,” ujar Husnan.
WMSJ 2025 akan diikuti delegasi pramuka Muslim dari berbagai negara. Acara ini ditujukan untuk mempererat solidaritas, memperkuat nilai kepemimpinan, dan meneguhkan jati diri keislaman dalam gerakan kepanduan. IUMS sendiri dikenal sebagai organisasi besar yang membina jutaan anggota pramuka Muslim di banyak negara, serta aktif menjalin kerja sama dengan organisasi kepanduan global lainnya.
Dengan adanya restu IUMS, Jambore Pramuka Muslim Dunia 2025 diyakini akan menjadi salah satu pertemuan kepramukaan internasional paling bersejarah yang pernah digelar di Indonesia.











