Bupati Klaten Simpan Hasil Suap di Tong Biru KPK Bongkar 5 Klaster Kasus

Fokus, Hukum, Nasional168 Dilihat

KLATEN — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil menjaring Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar di wilayah Klaten, Jawa Tengah, Kamis, 15 Oktober 2026. Fakta mengejutkan terungkap keesokan harinya, ketika terlihat sebuah tong berwarna biru berstiker KPK yang ikut dibawa bersama rombongan Hamenang saat tiba di Gedung Merah Putih, Jakarta, Jumat pagi.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi bahwa tong tersebut bukan sekadar barang bawaan biasa, melainkan alat yang diduga digunakan Hamenang untuk menampung uang hasil penerimaan selama menjabat. Total uang tunai yang berhasil disita penyidik dari rangkaian OTT ini mencapai Rp1,9 miliar, dengan sebagian besar di antaranya ditemukan tersimpan rapi dalam tong biru tersebut.

Penelusuran lebih lanjut mengungkap bahwa tong berisi uang senilai Rp934 juta itu sejatinya ditemukan di kediaman adik kandung Hamenang, Hanaku Agni Sadewo, yang berstatus pihak swasta. Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, menjelaskan bahwa uang tersebut merupakan bagian dari akumulasi barang bukti senilai Rp1,2 miliar yang diamankan tim penyidik, berupa dokumen dan uang tunai sekaligus.

Dalam OTT ini, KPK turut membawa sepuluh orang untuk diperiksa di Jakarta, termasuk Bupati Klaten sendiri dan Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Tengah. Budi Prasetyo mengungkap dugaan sementara bahwa Hamenang tidak hanya menerima suap dari sejumlah pihak, melainkan juga memberikan uang kepada oknum BPK terkait proses audit keuangan daerah.

KPK merinci perkara ini terbagi dalam lima klaster berbeda, mencakup dugaan suap terkait pemeriksaan laporan keuangan daerah, proses pengadaan barang dan jasa, perizinan, upah pungut, hingga penerimaan rutin dari sejumlah pihak lain. Menyusul penetapan status tersangka terhadap Hamenang, penyidik langsung menyegel enam ruangan di Kompleks Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten pada Jumat, guna memastikan kelengkapan barang bukti tidak hilang selama proses penyidikan berlangsung.

Kasus ini menambah daftar panjang kepala daerah yang terjerat operasi senyap KPK, sekaligus menegaskan modus penyimpanan uang hasil korupsi yang kian beragam, mulai dari rekening fiktif hingga wadah sederhana seperti tong plastik, demi menghindari deteksi aparat penegak hukum.

#OTTBupatiKlaten #HamenangWajarIsmoyo #KPK #TongBiru #KorupsiKlaten #BPKJawaTengah #GedungMerahPutih #OperasiTangkapTangan #BudiPrasetyo #BeritaHukum