Jakarta — Hantavirus kembali menjadi perhatian dunia setelah muncul laporan kasus di beberapa negara, termasuk konfirmasi kasus pertama di Israel. Di Indonesia sendiri, pemerintah juga pernah mendeteksi sejumlah kasus virus Hanta dalam beberapa tahun terakhir.
Meski belum menjadi wabah besar, para ahli mengingatkan bahwa penyakit ini tetap perlu diwaspadai karena dapat menyebabkan gangguan serius pada paru-paru maupun ginjal. Berikut sejumlah fakta penting mengenai hantavirus yang perlu diketahui masyarakat.
1. Ditularkan Melalui Tikus dan Hewan Pengerat
Hantavirus merupakan penyakit zoonosis, yaitu penyakit yang menular dari hewan ke manusia. Reservoir utama virus ini adalah tikus dan berbagai jenis hewan pengerat lainnya.
Penularan biasanya terjadi ketika manusia:
- menghirup partikel udara yang tercemar urine atau kotoran tikus
- menyentuh benda terkontaminasi lalu menyentuh wajah
- mengonsumsi makanan atau minuman yang tercemar
- terkena gigitan tikus yang membawa virus
Lingkungan lembap, gudang tertutup, rumah kosong, area proyek, hingga tempat dengan populasi tikus tinggi menjadi lokasi yang berisiko tinggi terhadap penyebaran virus.
2. Gejalanya Awalnya Mirip Flu Biasa
Salah satu hal yang membuat hantavirus berbahaya adalah gejala awalnya yang sering menyerupai flu biasa sehingga banyak orang terlambat menyadarinya.
Gejala awal umumnya meliputi:
- demam
- nyeri otot
- sakit kepala
- tubuh lemas
- mual dan muntah
- nyeri perut
Namun dalam kondisi tertentu, penyakit bisa berkembang cepat menjadi:
- sesak napas berat
- gangguan paru-paru
- penurunan fungsi ginjal
- perdarahan
- hingga gagal organ
Para ahli menyebut sebagian tipe hantavirus memiliki tingkat kematian cukup tinggi bila terlambat ditangani.
3. Ada Dua Jenis Utama Penyakit Hantavirus
Hantavirus diketahui dapat menyebabkan dua sindrom utama, yaitu:
• HPS (Hantavirus Pulmonary Syndrome)
Jenis ini menyerang paru-paru dan dapat menyebabkan gangguan pernapasan akut dengan tingkat fatalitas yang tinggi.
• HFRS (Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome)
Jenis ini lebih banyak menyerang ginjal dan menyebabkan gangguan perdarahan serta gagal ginjal.
Kementerian Kesehatan RI menyebut kasus yang ditemukan di Indonesia sejauh ini termasuk tipe HFRS.
4. Indonesia Pernah Temukan Kasus Virus Hanta
Kementerian Kesehatan RI sebelumnya melaporkan adanya delapan kasus hantavirus yang ditemukan di empat provinsi, yakni:
- Jawa Barat
- DI Yogyakarta
- Nusa Tenggara Timur
- Sulawesi Utara
Seluruh pasien dilaporkan telah sembuh. Namun temuan tersebut menunjukkan bahwa virus Hanta memang sudah ada di Indonesia dan perlu diwaspadai.
Para peneliti juga menemukan bahwa berbagai jenis tikus pembawa Orthohantavirus hidup di lingkungan rumah, sawah, ladang, hingga hutan di Indonesia
5. WHO dan Kemenkes Tingkatkan Kewaspadaan
Meningkatnya laporan kasus hantavirus di beberapa negara membuat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Kemenkes RI mulai memperkuat sistem pengawasan penyakit menular.
Kemenkes disebut telah menyiapkan langkah skrining dan surveilans untuk mengantisipasi potensi masuknya kasus baru ke Indonesia.
Meski demikian, para epidemiolog menegaskan bahwa hantavirus berbeda dengan COVID-19. Penularannya tidak semudah virus corona karena sebagian besar kasus berasal dari kontak dengan hewan pengerat atau lingkungan terkontaminasi.
Para ahli kesehatan menyarankan masyarakat untuk:
menjaga kebersihan rumah dan gudang
menghindari kontak langsung dengan tikus
menggunakan masker dan sarung tangan saat membersihkan area kotor
menyimpan makanan di tempat tertutup
menutup akses masuk tikus ke rumah
Langkah sederhana ini dinilai penting untuk mengurangi risiko penularan.
Hantavirus memang belum menjadi wabah besar di Indonesia, tetapi keberadaannya sudah terdeteksi dan tetap perlu diwaspadai. Penyakit ini dapat berkembang serius bila terlambat ditangani, terutama karena gejalanya sering menyerupai flu biasa pada tahap awal.
Masyarakat diimbau tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kebersihan lingkungan dan paparan hewan pengerat sebagai langkah pencegahan utama.











