Meskipun suplemen tidak dapat menggantikan pola makan sehat, banyak orang membutuhkannya untuk mengatasi kekurangan nutrisi atau gangguan penyerapan. Namun, efektivitas suplemen bergantung pada cara mengonsumsinya.
Mengutip Medical Daily (5/2), beberapa vitamin dan mineral dapat bersaing dalam penyerapan tubuh, sehingga perlu dikonsumsi dengan jeda waktu yang tepat. Pakar kesehatan Natalie Jurado menyarankan memberi jarak setidaknya dua jam antara kombinasi berikut:
Magnesium dan zat besi
Kunyit dan zat besi
Vitamin C dan vitamin D
Kalsium serta makanan kaya kalsium dengan magnesium atau zat besi
Sebaliknya, beberapa kombinasi suplemen dapat meningkatkan penyerapan, seperti:
Vitamin D, K2, dan magnesium untuk meningkatkan efektivitas vitamin D
Kolagen dan vitamin C agar sintesis kolagen lebih optimal
Kunyit dan lada hitam, yang meningkatkan penyerapan kunyit hingga 2.000%
Vitamin D dan makanan berlemak, karena vitamin D larut dalam lemak
Vitamin B6 dan magnesium, di mana B6 membantu penyerapan magnesium
Zinc dan protein, karena protein membantu zinc bekerja lebih efektif
Jurado juga mengingatkan bahwa zat besi sulit diserap jika dikonsumsi bersamaan dengan kopi, teh, kalsium, atau magnesium. Namun, vitamin C dapat membantu penyerapan zat besi.
Selain itu, zinc tidak bekerja baik dengan kalsium dan magnesium, sementara vitamin B tidak terserap dengan baik jika dikonsumsi bersamaan dengan alkohol.
Konsumsi suplemen bersama obat tertentu juga perlu diperhatikan, misalnya kunyit dapat mengganggu efektivitas pengencer darah dan obat diabetes. Bagi pengguna multivitamin, disarankan untuk memeriksa komposisi agar penyerapan nutrisi tetap optimal.











