TERPILIH KEMBALI JADI KETUA UMUM, JK: PMI KEDEPANKAN KEMANUSIAAN

Fokus, Kesehatan, Nasional1257 Dilihat

HM Jusuf Kalla kembali terpilih menjadi Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI). Pemilihan untuk masa bakti 2024-2029 tersebut merupakan hasil Musyawarah Nasional (MUNAS) XXII Palang Merah Indonesia (PMI) Tahun 2024 yang berlangsung pada tanggal 8-9 Desember 2024 di Jakarta.

Selain memilih HM Jusuf Kalla untuk kembali memimpin, Munas juga memutuskan :

1. Tim formatur Kepengurusan PMI Pusat yang merupakan perwakilan peserta dari beberapa daerah dan bertugas merumuskan susunan Pengurus PMI Pusat Masa Bakti 2024-2029

2. Tim perumus yang akan segera menginventarisir masukan-masukan untuk menyempurnakan rencana strategis dan pokok-pokok kebijakan PMI untuk 5 tahun ke depan

3. Kedudukan PMI sebagai organisasi kemanusiaan di Indonesia diperkuat oleh Undang-undang No. 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan

4. Dalam bekerja selama kiprahnya, PMI telah diakui dan banyak didukung oleh pemerintah

Sinergi antara PMI dan Pemerintah terus terjalin sebagai sesama pelaksana tugas-tugas Kepalangmerahan di Indonesia sesuai amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan. Hal ini terbukti dengan hadirnya beberapa Kementerian terkait.

MUNAS PMI XXII Tahun 2024 dibuka secara resmi oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Menko PMK, Pratikno menyampaikan bahwa selama ini banyak terbantu oleh kiprah PMI dan berharap sinergi baik ini terus berlanjut dengan tetap mengedepankan tujuan untuk memberikan layanan terbaik untuk masyarakat yang membutuhkan.

Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, juga menyampaikan harapannya dalam sambutannya agar PMI dan Pemerintah memperkuat sinergi untuk membangun ketahanan masyarakat. Harapan PMI untuk dapat lebih berperan dalam mendorong peningkatan derajat kesehatan bangsa dengan penyediaan darah yang aman untuk memenuhi kebutuhan darah nasional dan penanganan krisis dan KLB Kesehatan disampaikan oleh Budi Gunadi Sadikin dalam sambutannya pada pembukaan MUNAS PMI.

Sebagai Perhimpunan Nasional, PMI tercatat sebagai anggota Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) ke-68 dan mendapat pengakuan internasional dari ICRC pada Tahun 1950. Merujuk pada prinsip Kesatuan, dalam satu negara hanya boleh ada satu Palang Merah atau Bulan Sabit Merah.

Dalam kesempatan peresmian pembukaan MUNAS PMI, Kepala Delegasi IFRC untuk Indonesia, Timor Leste, Singapura, Brunai Darusalam dan Representative to Asean, Kepala Delegasi ICRC Indonesia & Timor Leste, kepala Perwakilan Palang Merah Amerika di Indonesia, Perwakilan Palang Merah Jepang, perwakilan TNI dan POLRI menghadiri acara MUNAS PMI. Hal ini menunjukkan selama ini kegiatan PMI selalu berkerjasama dengan tiap pihak terkait.

Dengan komitmen untuk “Mempekuat Sinergi untuk Kemanusiaan”, Jusuf Kalla memastikan bahwa PMI akan terus mengedepankan upaya kemanusiaan dengan terus meningkatkan kualitas layanan, integitas organisasi dengan selalu menjaga kepercayaan masyarakat.