Hashim Bongkar Rencana Bagi Ponsel dan Rekening Digital Gratis

Ekonomi, Fokus, Nasional152 Dilihat

JAKARTA — Utusan Khusus Presiden RI Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, mengungkap rencana besar pemerintah untuk membagikan telepon genggam gratis kepada masyarakat, lengkap dengan rekening digital terintegrasi sebagai sarana penyaluran bantuan sosial. Rencana ini disampaikan adik kandung Presiden Prabowo Subianto tersebut dalam Prasasti Policy Forum 2026 di The Ritz-Carlton Jakarta Pacific Place, Selasa, 13 Oktober 2026.

Hashim menjelaskan bahwa setiap warga negara nantinya akan menerima ponsel yang telah dilengkapi rekening digital, dengan seluruh dana bantuan pemerintah tersimpan dan dikirimkan langsung ke rekening masing-masing penerima. Ia menegaskan bahwa ke depan, seluruh bentuk bantuan sosial yang selama bertahun-tahun disalurkan pemerintah kepada keluarga kurang mampu tidak lagi berbentuk uang tunai fisik, melainkan dikirim langsung lewat Kementerian Keuangan ke ponsel masyarakat.

Latar belakang kebijakan ini, menurut Hashim, bertumpu pada data Bank Dunia yang menyebut sekitar 30 persen penduduk Indonesia masih belum memiliki rekening perbankan atau tergolong unbanked. Kondisi ini dinilai menjadi salah satu hambatan terbesar pemerintah dalam memperluas jangkauan layanan keuangan formal sekaligus penyaluran bantuan secara transparan dan tepat sasaran.

Sebagai langkah awal, pemerintah telah lebih dulu menyiapkan program pembukaan rekening digital gratis, yang rencananya menyasar warga berusia 17 tahun yang belum memiliki rekening bank, masing-masing akan mendapat saldo awal sebesar Rp50 ribu. Program rekening gratis tersebut rencananya diberikan secara otomatis bersamaan dengan proses pembuatan Kartu Tanda Penduduk. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebelumnya sempat menjelaskan bahwa realisasi program rekening gratis belum akan berjalan di 2026 ini, karena pemerintah masih menyusun mekanisme pelaksanaan teknisnya, dengan proyeksi implementasi baru dimulai tahun depan.

Pemerintah turut menyiapkan program aktivasi bagi penerima rekening, agar fasilitas tersebut tidak sekadar menjadi rekening pasif tempat menyimpan dana bantuan semata, melainkan benar-benar digunakan secara aktif dalam aktivitas ekonomi sehari-hari masyarakat.

Hingga saat ini, pemerintah belum mengumumkan secara resmi jadwal pasti pembagian ponsel gratis tersebut, kriteria lengkap penerima manfaat, spesifikasi teknis perangkat, maupun total anggaran yang dibutuhkan untuk merealisasikan program ambisius ini. Publik pun masih harus menanti kejelasan lebih lanjut soal kapan dan bagaimana mekanisme pendaftaran bagi warga yang berhak menerima manfaat dari kebijakan digitalisasi bantuan sosial tersebut.

#HPGratis #HashimDjojohadikusumo #RekeningDigital #BantuanSosial #PrasastiPolicyForum #DigitalisasiBansos #PrabowoSubianto #InklusiKeuangan #AirlanggaHartarto #BeritaEkonomi