Harga BBM Akhir September Pertamax Bertahan Jenis Lain Melonjak

Ekonomi, Fokus, Nasional136 Dilihat

JAKARTA — Harga bahan bakar minyak di Tanah Air pada Rabu, 30 September 2026, masih mengikuti penyesuaian yang berlaku sejak awal bulan, dengan Pertamax reguler tetap bertahan sementara sejumlah produk nonsubsidi lain mengalami kenaikan signifikan dibanding Agustus.

Berdasarkan pantauan di berbagai SPBU Pertamina, Shell, Vivo Energy, dan BP, harga Pertamax RON 92 di wilayah Jakarta dan sebagian besar Jawa tercatat masih bertahan di angka Rp15.950 per liter, tanpa perubahan sejak penyesuaian sebelumnya. Sementara itu, Pertamax Turbo naik cukup tajam dari Rp18.300 menjadi Rp19.600 per liter, Pertamax Green 95 naik dari Rp16.600 menjadi Rp19.150 per liter, Dexlite melonjak dari Rp19.700 menjadi Rp23.700 per liter, dan Pertamina Dex naik dari Rp21.150 menjadi Rp25.200 per liter.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa penyesuaian harga Pertamax Green 95 mulai berlaku 2 September 2026, sehari setelah penyesuaian Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex yang lebih dulu diterapkan pada 1 September. Kenaikan beruntun ini dipicu lonjakan harga acuan Mean of Platts Singapore (MOPS) untuk bensin olahan, yang menurut catatan Kementerian ESDM melonjak sekitar 14 persen sepanjang periode Agustus hingga September 2026.

Di sisi lain, BBM bersubsidi tetap terjaga stabil tanpa perubahan. Harga Pertalite masih dijual Rp10.000 per liter, sementara Biosolar bersubsidi tetap Rp6.800 per liter. Kestabilan harga BBM bersubsidi ini turut menepis isu yang sempat viral di media sosial pada 26 September, yang menyebut Pertalite akan naik menjadi Rp13.500 per liter, klaim yang hingga kini tidak terbukti benar sama sekali di lapangan.

Perlu dicatat bahwa harga BBM nonsubsidi juga bervariasi antarwilayah. Sebagai gambaran, di kawasan Sumatra seperti Aceh, Sumatra Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung, harga Pertamax tercatat lebih tinggi, yakni Rp16.300 per liter, dibanding wilayah Jakarta dan Jawa, mengingat perbedaan pajak bahan bakar kendaraan bermotor serta biaya distribusi di masing-masing daerah.

Dengan penyesuaian harga biasanya dilakukan setiap tanggal 1 pada awal bulan, masyarakat kini menanti pengumuman resmi harga BBM untuk periode Oktober 2026, mengingat harga minyak mentah dunia masih bergejolak akibat konflik Amerika Serikat dan Iran yang belum menemukan titik damai, sehingga berpotensi memengaruhi arah penyesuaian harga BBM nonsubsidi pada bulan mendatang.

#HargaBBM #PertaminaPatraNiaga #Pertamax #Pertalite #PertamaxTurbo #Dexlite #PertaminaDex #MOPSSingapura #HargaMinyakDunia #BeritaEkonomi