JAKARTA — Menteri Hukum Supratman Andi Agtas memenuhi panggilan Presiden Prabowo Subianto ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa siang, 29 September 2026. Mobil yang membawa Supratman tiba di kompleks istana pada pukul 12.30 WIB, mengenakan seragam safari berwarna cokelat.
Kepada wartawan yang menunggu di lokasi, Supratman enggan membeberkan secara rinci agenda pertemuannya dengan Presiden. Ia hanya menegaskan akan menyampaikan laporan terlebih dahulu kepada Prabowo sebelum bersedia menjelaskan lebih jauh kepada media. Ketika didesak apakah pembahasan turut menyangkut urusan kementerian sekaligus persoalan partai politik, Supratman membenarkan keduanya menjadi bagian dari agenda pertemuan tersebut.
Supratman turut memilih bungkam saat ditanya soal kemungkinan kehadiran Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dalam forum yang sama. Ia hanya berjanji akan menyampaikan hasil pertemuan setelah proses pelaporan kepada Presiden rampung.
Pemanggilan Supratman ini rupanya bersamaan dengan rangkaian rapat terbatas lain yang digelar Prabowo di Istana Negara pada hari yang sama, dengan agenda utama membahas langkah pengentasan permasalahan narkotika dan obat-obatan terlarang. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mengungkap kepada wartawan bahwa dirinya turut diminta hadir membawa salah satu peneliti berstatus dosen Universitas Indonesia, guna memaparkan hasil-hasil riset kampus yang dapat disinergikan dengan kebutuhan penanganan narkoba di lapangan, baik dari sisi terapi maupun kebijakan kesehatan.
Brian menjelaskan bahwa pembahasan turut menyoroti peredaran jenis narkoba baru yang tengah marak, yakni vape etomidate, yang menjadi salah satu perhatian khusus dalam rapat tersebut. Selain Brian dan Supratman, sejumlah pejabat lain turut terpantau hadir di Istana, di antaranya Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Suyudi Ario Seto, serta Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria.
Rangkaian pemanggilan pejabat ke Istana ini melanjutkan pola serupa yang berlangsung sehari sebelumnya, Senin, 28 September 2026, ketika Prabowo turut memanggil sejumlah menteri lain, termasuk Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Haji dan Umrah Irfan Yusuf, serta Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito, menandakan intensitas koordinasi lintas kementerian yang tinggi dalam beberapa hari terakhir.
#SupratmanAndiAgtas #PrabowoSubianto #IstanaKepresidenan #MenteriHukum #PemberantasanNarkoba #BrianYuliarto #BNN #KabinetMerahPutih #SufmiDascoAhmad #BeritaPolitik






