50 Ribu Buruh Serbu Sudirman Thamrin Kawal RUU Ketenagakerjaan

Fokus, Nasional369 Dilihat

JAKARTA — Sekitar 50 ribu buruh yang tergabung dalam Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di kawasan Jalan Jenderal Sudirman dan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis, 24 September 2026. Aksi ini digelar untuk mengawal pembahasan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Ketenagakerjaan yang dinilai buruh masih belum sepenuhnya mengakomodasi aspirasi mereka.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea memastikan massa mulai berkumpul di kawasan Semanggi sejak pukul 10.00 WIB, sebelum bergerak perlahan menuju depan Menara UOB di dekat Grand Indonesia. Ia menegaskan titik kumpul aksi bukan di Bundaran Hotel Indonesia seperti banyak beredar di kabar bohong, melainkan murni dari Semanggi menuju kawasan Thamrin, dengan massa diperkirakan tidak memasuki kawasan Bundaran HI maupun Menteng. Massa buruh datang menggunakan sepeda motor dari berbagai wilayah penyangga Jakarta, mulai dari Tangerang, Bekasi, Karawang, hingga Purwakarta.

Rencana aksi ini sejatinya sempat mengalami penundaan dari jadwal semula pada 17 September, guna memberi ruang dialog terlebih dulu bersama Panitia Kerja Komisi IX DPR pada 16 September lalu. Namun karena dinilai aspirasi belum sepenuhnya terakomodasi dalam pembahasan, buruh akhirnya memutuskan tetap turun ke jalan.

Dalam aksi ini, KBPBI membawa 11 tuntutan utama seputar perlindungan dan kesejahteraan pekerja. Di antaranya mendesak pengesahan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan yang berpihak pada buruh, penghapusan eksploitasi sistem alih daya atau outsourcing dan pembatasan status pekerja kontrak maksimal satu tahun sebelum diangkat tetap, jaminan upah layak tanpa sistem koefisien nilai yang dinilai tidak transparan, perlindungan bagi pekerja platform digital seperti ojek online dan kurir, hingga program peningkatan keterampilan bagi pekerja menghadapi otomatisasi. Perwakilan buruh dijadwalkan menyerahkan langsung petisi tuntutan tersebut kepada Kepala Staf Kepresidenan, dengan target massa membubarkan diri sebelum pukul 13.00 WIB.

Menghadapi potensi kepadatan lalu lintas akibat aksi ini, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Firman Darmansyah menyiagakan 1.550 personel guna mengatur arus kendaraan di sepanjang kawasan Sudirman-Thamrin, Monas, hingga sekitar Gedung DPR/MPR RI. Sejumlah rute alternatif disiapkan bagi pengendara yang ingin menghindari kepadatan, di antaranya dari arah Jakarta Barat melalui Tomang Raya-Suryopranoto-Harmoni menuju Tugu Tani, dari Jakarta Selatan lewat Tendean-Rasuna Said-Cokroaminoto, serta dari Jakarta Timur melalui Jatinegara-Kramat Raya menuju Monas. Kepadatan turut diperkirakan merembet ke jalan tol, khususnya Tol Dalam Kota dan Tol Jakarta-Tangerang, sehingga sejumlah ruas menerapkan skema lawan arus atau contraflow guna mengurai kemacetan.

#DemoBuruh #KBPBI #RUUPerlindunganKetenagakerjaan #SudirmanThamrin #KSPSI #AndiGaniNenaWea #PoldaMetroJaya #JakartaMacet #AksiBuruh #BeritaNasional