Sambutan Istimewa Trump Menanti Kedatangan Xi Jinping di AS

Fokus, Internasional228 Dilihat

WASHINGTON — Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan menyambut langsung kedatangan Presiden China Xi Jinping saat mendarat di Pangkalan Militer Joint Base Andrews, Washington DC, pada Kamis, 24 September 2026. Gedung Putih mengonfirmasi rencana ini, yang tergolong langka mengingat kepala negara AS jarang turun langsung menjemput pemimpin asing di bandara.

Menurut keterangan sejumlah pejabat senior AS kepada wartawan, rangkaian kunjungan kenegaraan ini akan mencakup upacara penyambutan resmi di lingkungan Gedung Putih, inspeksi pasukan militer di Rose Garden, serta jamuan makan malam kenegaraan pada malam harinya. Trump sendiri sempat berseloroh kepada CNA bahwa banyak koleganya ingin hadir dalam jamuan tersebut, namun ia mengaku terpaksa menolak sebagian besar undangan karena keterbatasan kapasitas acara.

Daftar tamu undangan jamuan makan malam ini terbilang mentereng, melibatkan sejumlah pemimpin raksasa teknologi dunia seperti Jeff Bezos dari Amazon, Sundar Pichai dari Alphabet, Sam Altman dari OpenAI, Tim Cook dari Apple, Elon Musk dari Tesla, Jensen Huang dari Nvidia, hingga Michael Dell dari Dell Technologies. Selain agenda utama, Ibu Negara Melania Trump beserta istri Xi Jinping, Peng Liyuan, turut dijadwalkan menghadiri sejumlah kegiatan terpisah selama kunjungan berlangsung.

Rombongan Xi ke Amerika Serikat turut menyertakan Wakil Perdana Menteri He Lifeng, yang berperan sebagai negosiator utama perdagangan China. Berdasarkan laporan kantor berita resmi Xinhua, He memimpin delegasi Tiongkok yang telah lebih dulu tiba di Washington sejak 19 hingga 23 September guna melakukan konsultasi mengenai isu ekonomi dan perdagangan yang menjadi perhatian bersama kedua negara.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengungkap rencana pertemuannya dengan He pada akhir pekan, dengan mengisyaratkan bahwa pembahasan tidak menutup kemungkinan turut menyentuh isu Iran, mengingat hubungan ekonomi erat antara Beijing dan Teheran selama ini kerap menjadi sumber friksi tersendiri antara Washington dan China.

Puncak kunjungan ditandai dengan pertemuan langsung kedua kepala negara di Gedung Putih pada Jumat, 25 September 2026, yang diharapkan mampu meredakan ketegangan seputar isu perdagangan, teknologi, dan sejumlah persoalan strategis lain yang lebih luas antara dua kekuatan ekonomi terbesar dunia tersebut. Sejumlah topik krusial lain seperti pasokan logam tanah jarang dan pengembangan kecerdasan buatan turut diperkirakan mewarnai pembahasan selama rangkaian kunjungan kenegaraan ini berlangsung.

#DonaldTrump #XiJinping #HubunganASChina #GedungPutih #JointBaseAndrews #DiplomasiInternasional #ScottBessent #PerdaganganASChina #KunjunganKenegaraan #BeritaInternasional