Kabar RS Surabaya Penuh Pasien Flu Diluruskan Pihak Rumah Sakit

Fokus, Nasional242 Dilihat

SURABAYA — Kabar yang menyebut rumah sakit di Surabaya hampir seluruhnya penuh akibat serbuan pasien influenza tipe A ramai beredar di media sosial dalam beberapa hari terakhir, memicu kekhawatiran publik terhadap kapasitas layanan kesehatan di kota tersebut. Namun penelusuran ke pihak rumah sakit menunjukkan gambaran yang tidak sepenuhnya sesuai dengan narasi yang viral tersebut.

Kekhawatiran ini bermula dari unggahan seorang pengguna platform Threads dengan akun @lailh__, yang menuliskan ajakan menjaga kesehatan karena hampir semua rumah sakit di Surabaya disebut penuh. Ketika ditanya jenis penyakit yang mendominasi, akun tersebut menyebut influenza tipe A sebagai penyebabnya. Unggahan ini kemudian menyebar luas dan menimbulkan keresahan di kalangan warga.

Menanggapi beredarnya kabar tersebut, Direktur RS PHC Surabaya, dr. Rony, memberikan klarifikasi bahwa memang terjadi peningkatan jumlah pasien belakangan ini, namun kondisi rumah sakit belum bisa disebut penuh sepenuhnya. Ia menjelaskan bahwa pasien yang datang memiliki diagnosis yang beragam, mulai dari stroke, kecelakaan lalu lintas, hingga gangguan jantung, dengan kasus bergejala mirip flu memang ikut meningkat namun tidak mendominasi secara signifikan. Menurut dr. Rony, kenaikan jumlah kunjungan pasien di RS PHC berkisar 20 hingga 30 persen dalam sepekan terakhir, dengan faktor cuaca turut disebut sebagai salah satu pemicu naiknya keluhan kesehatan masyarakat secara umum.

Keterangan senada disampaikan Kepala Seksi Humas Rumah Sakit Islam Surabaya A. Yani, drg. Dian Permata Asri. Pihak rumah sakit membenarkan adanya peningkatan jumlah pasien dengan keluhan batuk dan pilek, meski ia menekankan bahwa keluhan tersebut umumnya bukan menjadi alasan utama pasien datang berobat, melainkan keluhan kesehatan lain yang menyertainya.

Penting dicatat bahwa influenza tipe A merupakan salah satu kelompok virus penyebab gangguan pernapasan, dengan gejala yang bervariasi dari ringan hingga berat, dan virus ini memang dikenal terus mengalami perubahan genetik sehingga membutuhkan pemantauan berkelanjutan. Namun demikian, meningkatnya jumlah pasien dengan gejala mirip flu tidak serta-merta membuktikan bahwa seluruh pasien tersebut positif terinfeksi influenza tipe A, karena diagnosis pasti hanya bisa ditegakkan lewat pemeriksaan medis yang sesuai.

Masyarakat diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap gejala gangguan pernapasan tanpa perlu panik berlebihan. Langkah pencegahan sederhana seperti menjaga kebersihan tangan, mengenakan masker saat sakit atau berada di keramaian, menjaga kondisi tubuh tetap fit, serta segera berkonsultasi ke tenaga medis bila gejala memburuk, tetap menjadi anjuran utama. Di sisi lain, pihak rumah sakit dan otoritas kesehatan diharapkan terus memberikan informasi yang transparan dan terukur terkait tren kunjungan pasien, agar masyarakat memperoleh gambaran yang akurat dan tidak semata mengandalkan informasi yang beredar di media sosial.

#RSSurabaya #InfluenzaA #KesehatanSurabaya #KlarifikasiRumahSakit #WaspadaBukanPanik #RSPHCSurabaya #RSISurabaya #CekFakta #KesehatanMasyarakat #BeritaKesehatan