Serdang Bedagai — Fasilitas dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Dusun II, Desa Paya Pasir, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai menjadi sasaran pencurian. Aksi tersebut membuat sejumlah perlengkapan penting di dapur program sosial itu hilang dan kondisi bangunan berantakan.
Peristiwa ini menimbulkan perhatian karena dapur tersebut digunakan untuk mendukung program penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat.
Berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian, pelaku diduga masuk dengan cara merusak bagian asbes bangunan lalu menyelinap melalui plafon dapur.
Aksi pencurian pertama kali diketahui oleh pengelola dapur bernama Budiman pada akhir April 2026 setelah mendapati kondisi ruangan sudah acak-acakan dan sejumlah fasilitas hilang.
Polisi menyebut para pelaku cukup nekat karena membongkar bagian bangunan demi mengambil barang-barang yang ada di dalam dapur.
Barang-barang yang hilang bukan hanya peralatan kecil, tetapi juga perlengkapan instalasi penting penunjang operasional dapur.
Beberapa barang yang dicuri antara lain:
- kabel listrik jenis NYM
- pipa instalasi
- bola lampu dan fitting
- saklar serta stop kontak
- hingga mesin air
Total kerugian diperkirakan mencapai hampir Rp 5 juta. Polisi juga mengungkap bahwa sebagian barang hasil curian diduga telah dijual ke tempat penampungan barang bekas.
Setelah melakukan penyelidikan, Tim Jatanras Satreskrim Polres Tebing Tinggi berhasil menangkap dua orang yang diduga terlibat dalam pembobolan tersebut.
Kedua pelaku berinisial AN dan MS diamankan setelah polisi melakukan pengembangan dari hasil pemeriksaan awal salah satu tersangka. Aparat juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk sepeda motor dan alat potong yang digunakan saat beraksi.
Keduanya kini menjalani proses hukum dan dijerat pasal pencurian dengan pemberatan.
Kasus ini kembali membuat Program Makan Bergizi Gratis menjadi perhatian publik. Program yang digagas pemerintah tersebut memang tengah diperluas di berbagai daerah untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan.
Karena itu, aksi pencurian terhadap fasilitas dapur MBG dinilai bukan sekadar tindak kriminal biasa, tetapi juga mengganggu pelayanan sosial bagi warga.
Peristiwa ini memunculkan pertanyaan mengenai keamanan fasilitas umum dan program sosial pemerintah di daerah.
Sejumlah warga berharap pengamanan dapur MBG dan fasilitas pendukung lainnya diperketat agar kejadian serupa tidak kembali terjadi, terutama karena fasilitas tersebut berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Pembobolan dapur Program Makan Bergizi Gratis di Serdang Bedagai menjadi pengingat bahwa fasilitas sosial pun tidak luput dari incaran pelaku kriminal.
Meski polisi telah menangkap dua tersangka, kasus ini membuka perhatian publik terhadap pentingnya perlindungan fasilitas pelayanan masyarakat agar program sosial pemerintah dapat berjalan optimal tanpa gangguan kriminalitas.








